Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Terpopuler · 6 min read

Perubahan harga, keuntungan, dan kerugian cepat yang didapatkan dari pasar kripto mampu membuai trader untuk terus melakukan trading demi mendapatkan keuntungan atau mengembalikan kerugian. Ini pada akhirnya menjerumuskan investor ke dalam kecanduan trading kripto.
Aaron Sternlicht, salah satu pendiri praktek swasta Spesialis Kecanduan Keluarga yang berbasis di New York, mendefinisikan kecanduan trading kripto sebagai dorongan dan obsesi patologis yang terus-menerus atau berulang meski ada konsekuensi negatif.
Mengutip dari Cointelegraph, ia percaya perilaku adiktif lebih dari sekadar membeli dan menjual token. Ketika waktu trader penuh dengan analisis grafik, riset pasar, tinjauan data, analisis fundamental atau sentimen investor, hal ini bisa menyebabkan masalah.
Kecanduan trading kripto ini pun menyebabkan trader rela menghabiskan tabungan dan menjual aset berharga. Celah ini juga membuat penipuan trading kripto marak. Menurut databoks, nilai kerugian akibat penipuan trading kripto diperkirakan mencapai Rp9 triliun.
Selain dampak finansial, kecanduan trading kripto dapat mengganggu kesehatan mental dan merusak hubungan dengan orang-orang terdekat. Kenali tanda-tanda kecanduan trading kripto serta cara mengatasinya sebagai berikut.
Baca Juga: Hati-hati Kripto Bikin Adiksi, Ini Kisah Korbannya!
Seseorang yang mengalami kecanduan perdagangan kripto tak hanya mengalami kerugian finansial tetapi juga dapat mengalami gangguan psikologis, berikut tanda-tandanya.
Baca juga: Cara Diversifikasi Aset Crypto untuk Manajemen Risiko
Kecanduan trading kripto dapat menyebabkan gejala kesehatan mental seperti stres, masalah kecemasan, depresi, dan mania. Tanda ini juga muncul jika kecanduan judi.
Kendati demikian, kripto berbeda dengan perjudian, tetapi jika trader menempatkan posisinya berdasarkan spekulasi semata maka sama saja dengan judi.
Selain itu, kecanduan kripto juga dapat membuat seseorang terisolasi dari lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat berdampak negatif pada hubungan keluarga, karir, dan lingkungan tempat tinggal.
Mengatasi kecanduan perdagangan kripto dapat dilakukan secara mandiri dengan bantuan orang-orang terdekat atau bantuan profesional.
Langkah pertama yang harus dilakukan ialah mengetahui pemicu yang membuat seseorang kecanduan trading kripto. Umumnya, perdagangan kripto menjadi adiktif karena euforia dari keuntungan yang dihasilkan.
Sensasi ini serupa dengan hal yang dirasakan oleh pecandu alkohol atau narkoba, di mana pecandu jadi fokus pada tindakan berikutnya, seperti perdagangan berikutnya atau mengamati perubahan harga sesuai keinginan mereka.
Langkah selanjutnya ialah menutup seluruh akses platform trading online yang dimiliki. Terkadang, dalam titik ini seorang trader akan dihadapkan dengan pilihan berat seperti, menarik aset saat minus atau mempertahankan posisi dengan potensi kehilangan seluruh aset.
Kamu dapat meminta saran pihak ketiga tepercaya mengenai potensi jangka panjang aset tersebut. Jika aset tersebut tidak memiliki potensi yang baik ke depannya, mungkin lebih baik menarik seluruh aset sebelum memblokir aksesnya.
Komunitas trading dapat memberikan dukungan moral dan informasi lebih mengenai situasi perdagangan. Tetapi, jika ingin berhenti dan mulai memperbaiki pola hidup, maka langkah yang tepat adalah memisahkan diri dari komunitas trading. Jika situasi sudah memungkinkan, kamu mungkin dapat kembali ke komunitas.
Untuk mengatasi kecanduan judi, penting bagi kamu untuk mencari aktivitas lain yang lebih sehat. Cobalah berolahraga atau mengunjungi wisata alam.
Dukungan profesional sangat penting dalam proses penyembuhan kecanduan berdagang kripto. Sebab, terkadang seorang pecandu perlu bimbingan khusus untuk melewati masa untuk lepas dari kecanduan.
Dalam beberapa kasus, seorang pecandu juga membutuhkan terapi medis menggunakan obat-obatan. Pengguna dapat menghubungi psikolog atau psikiater di rumah sakit dan mengikuti program psikoterapi.
Baca Juga: Psikologi Trading: Pengertian, Fungsi, dan Cara Melatihnya
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.