Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang
TINGKATKAN PEMAHAMAN BLOCKCHAIN MU

Rekomendasi webinar dan materi edukasi teknologi blockchain terkini langsung dari para ahli.

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang

Blockchain 3.0, Lebih Canggih dari Versi Sebelumnya!

Dunia blockchain terus berkembang dengan banyaknya sistem baru seperti Holochain dan Parachain yang meningkatkan urgensi inovasi.

Saat ini, blockchain sudah mencapai versi 3.0 yang telah dilengkapi oleh beberapa inovasi untuk menyelesaikan beberapa masalah.

Apa Itu Blockchain 3.0?

Blockchain 3.0 adalah sebuah istilah baru untuk menjelaskan inovasi dalam dunia blockchain, terutama untuk menghadapi beberapa masalah.

Beberapa masalah tersebut adalah masalah skalabilitas, interoperabilitas, serta beberapa berargumen masalah keamanan dan kerahasiaan data.

Sebelumnya Blockchain versi 1.0 layaknya Bitcoin dan versi 2.0 layaknya Ethereum telah meluncurkan teknologi ledger terdistribusi atau DLT.

Namun, Blockchain 3.0 adalah cara terbaru untuk membuat blockchain berkembang lebih tinggi, dan mempermudah adopsinya agar semakin luas.

Untuk mengetahui apa saja solusi yang diberikan oleh Blockchain 3.0 secara keseluruhan, dalam artikel ini akan dijabarkan beberapa solusi tersebut.

Solusi Skalabilitas Blockchain 3.0

Saat ini blockchain memiliki masalah skalabilitas terutama dengan sistem yang menggunakan konsep Proof-of-Work (PoW).

Blockchain PoW memiliki permasalahan skalabilitas akibat penyumbatan dari kebutuhan energi dalam penambangan.

Permasalahan skalabilitas muncul akibat sistem yang kurang efisien, dimana banyak pihak yang fokus pada satu block sehingga butuh energi tinggi.

Dalam Blockchain 3.0, terdapat solusi terhadap permasalahan skalabilitas tersebut, yang menggunakan beberapa hal baru.

A. Penggunaan Lapisan Kedua dalam Jaringan

Saat ini, terdapat beberapa solusi dengan lapisan kedua (L2) dalam jaringan untuk mengembangkan integrasi.

Baca juga: Mengenal Vancat, Token Utama Di Dunia NFT

Integrasi yang dimaksud adalah integrasi jaringan dengan protokol blockchain yang sudah ada sebelumnya.

Solusi ini membentuk sistem yang efektif dengan memindahkan transaksi dari blockchain ke jaringan peer-to-peer.

Tujuannya adalah untuk menghilangkan penyumbatan dan meningkatkan efisiensi.

Saat ini, beberapa transaksi Bitcoin telah menggunakan lapisan kedua dalam jaringan bernama Lightning Network.

Ethereum juga menerapkan solusi yang hampir mirip dengan apa yang dilakukan Blockchain 3.0 bernama Plasma.

B. Penggunaan Mekanisme Konsensus Baru

Di sisi lain, beberapa perusahaan sedang membentuk solusi baru untuk permasalahan skalabilitas ini dari awal.

Contohnya Zilliqa, yang menerapkan sistem sharding dan sistem konsensus baru bernama Byzantine Fault Tolerance (BFT).

Zilliqa tidak sendirian, akibat adanya beberapa perusahaan yang menerapkan sistem mekanisme konsensus baru, meninggalkan Proof-of-Work (PoW).

Libra Facebook juga memanfaatkan BFT, Ethereum pindah menggunakan Proof-of-Stake (PoS), dan beberapa perusahaan menggunakan Delegated Proof-of-Stake (dPoS).

Mayoritas perusahaan yang menggunakan Blockchain 3.0 hanya ingin meninggalkan sistem PoW.

Sehingga banyak yang menggunakan mekanisme konsensus lainnya akibat meninggalkan PoW.

C. Penggunaan Sistem Directed Acyclic Graphs (DAGs)

Beberapa proyek mulai menjauhi blockchain, seperti HBAR, IOTA dan Nano yang menggunakan Directed Acyclic Graphs (DAG).

DAG mempermudah efisiensi kinerja jaringan bersamaan dengan tumbuhnya suatu jaringan.

DAG mewajibkan pihak yang melakukan transaksi untuk mengonfirmasi beberapa transaksi sebelumnya.

Sehingga, dengan DAG, para pelaku dalam jaringan tidak mengerjakan satu hal bersamaan namun memiliki peran yang terbagi.

Solusi Interoperabilitas Blockchain 3.0

Dengan banyaknya blockchain yang ada, kemampuan untuk berkomunikasi antar blockchain menjadi sangat sulit.

Saat ini belum ada protokol interoperabilitas untuk memudahkan kesulitan tersebut di blockchain.

Tapi, saat ini sudah banyak yang menyelesaikannya, namun tidak dengan blockchain.

Aion, Wanchain, Holochain, dan Polkadot adalah empat proyek utama yang menerapkan solusi interoperabilitas, yang juga ingin diterapkan Blockchain 3.0.

Solusi ini mempermudah komunikasi antar blockchain tanpa harus adanya pihak ketiga, seperti transaksi antar Bitcoin dan Ethereum secara langsung tanpa pihak ketiga.

Urgensi interoperabilitas tidak hanya tinggi antar blockchain, namun juga dibutuhkan antar blockchain dengan infrstruktur umum.

Perusahaan seperti Chainlink saat ini sedang membentuk solusi jembatan antara blockchain dan dunia nyata, melalui ekosistem oracle.

Google, Oracle, dan Swift, sudah bekerja sama dengan Chainlink untuk mewujudukan rencana inovasi integrasi tersebut.

Blockchain 3.0 akan menerapkan sistem yang sama yang mempermudah jembatan hubungan antara dunia nyata dan blockchain.

Solusi Keamanan Blockchain 3.0

Mayoritas blockchain bergerak secara terbuka, yang berarti dompet dan transaksi sangat terbuka untuk siapa saja yang melihat riwayatnya.

Mayoritas organisasi besar melihat hal tersebut sebagai permasalahan blockchain, sehingga menghambatnya untuk diadopsi secara lebih besar.

Saat ini, beberapa crypto telah menerapkan sistem privasi ke dalam protokolnya, seperti Monero, Dash, dan ZCash.

Saat ini juga terdapat rencana implementasi zk-SNARKs, protokol pirvasi di balik ZCash, pada Ethereum.

Namun, beberapa crypto tersebut nampaknya tidak terlibat dalam pergerakan Blockchain 3.0.

Tapi, semua hal tersebut mirip dengan apa yang ingin diraih Blockchain 3.0, sebagai gambaran apa yang akan diraih.

MimbleWimble nampaknya menjadi salah satu pemimpin dalam pergerakan privasi dalam Blockchain 3.0, dengan implementasi melalui Grin dan Beam.

MimbleWimble adalah sebuah protokol blockchain yang unik, yang menggantikan alamat dan riwayat transaksi dengan block berisi hanya data penting dan umum dalam transaksi.

Dengan penerapan tersebut, transaksi menjadi lebih sulit untuk dilacak dan memudahkan skalabilitas dari blockchain.

Dari sudut pandang smart contract, terdapat Aion dan Wanchain dimana keduanya mengimplementasikan lapisan privasi.

Fitur tersebut mempermudah pengguna untuk mengendalikan informasi apa yang ingin disebarkan secara publik dari transaksi yang dilakukan.

Sistem ini yang nantinya akan diterapkan oleh Blockchain 3.0, sehingga versi terbaru ini dapat memiliki transaksi yang lebih aman dan terjaga.

Masa Depan Blockchain 3.0

Beberapa solusi yang telah disebutkan dari Blockchain 3.0, masih dalam tahap awal, dan terdapat beberapa proyek crypto lain yang belum dibahas.

Saat ini, masih sulit untuk dinyatakan, mana proyek dengan Blockchain 3.0 yang akan lebih sukses dari yang lainnya.

Tapi, saat ini sangat banyak pihak yang mengembangkan Blockchain 3.0 secara konsisten.

Para pihak tersebut mengembangkan Blockchain 3.0 dengan harapan positif untuk masa depan yang terdesentralisasi.

Sehingga, nampaknya terdapat potensi yang baik untuk hilangnya beberapa masalah dari blockchain saat ini untuk blockchain yang lebih efisien dan hemat di masa depan.

Top exchange
LUNO
0 Ulasan
Daftar
Rekeningku
0 Ulasan
Daftar
Lihat semua

Pertanyaan penting

Apa Itu Blockchain 3.0?

Sebuah istilah baru untuk menjelaskan inovasi dalam dunia blockchain, terutama untuk menghadapi beberapa masalah.

Solusi Skalabilitas Blockchain 3.0?

Saat ini, beberapa crypto telah menerapkan sistem privasi ke dalam protokolnya, seperti Monero, Dash, dan ZCash.

Apa itu Integrasi?

integrasi jaringan dengan protokol blockchain yang sudah ada sebelumnya.

Blockchain 3.0?

Blockchain 3.0 akan menerapkan sistem yang sama yang mempermudah jembatan hubungan antara dunia nyata dan blockchain.

Bagaimana Masa Depan Blockchain 3.0?

Beberapa solusi yang telah disebutkan dari Blockchain 3.0, masih dalam tahap awal, dan terdapat beberapa proyek crypto lain yang belum dibahas.

Felita Setiawan

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.

Rekomendasi aplikasi beli bitcoin
Bitcoin.co.id

Bitcoin.co.id adalah sebuah pasar online...

Berlisensi

0 Ulasan
Daftar