Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Sukses Adakan Undian, Yuan Digital Sudah Ditransaksikan Senilai Rp19,2 Miliar!

anisa giovanny     Tuesday, October 20 2020

China berada sangat pesat di depan persaingan mata uang digital bank sentral (CBDC) negara ini juga semakin dekat dengan peluncuran Pembayaran Elektronik Mata Uang Digital (DCEP) secara nasional. Sebanyak 1,1 miliar yuan digital atau sekitar US$ 163,1 juta (Rp 2,4 triliun) ditransaksikan selama masa uji coba.

Uang fiat digital diuji coba terbatas di kota-kota besar seperti Shenzhen dan Xiongan sejak tahun lalu. Wakil Gubernur PBOC Fan Yifei menyebutkan, yuan digital digunakan untuk bertransaksi 3,13 juta kali pada 2019. Hingga saat ini, aplikasi untuk menggunakan yuan digital diunduh 113.300 kali dan lebih dari 1,1 miliar yuan telah ditransaksikan.

Baca juga: Mengenal Mata Uang Digital Nasional Cina (DCEP)

Uji Coba dengan Undian

Untuk menguji coba yuan digital ini, Cina pun telah sukses  menyelenggarakan undian berupa yuan digital di Shenzhen yang dibuka pada 9 Oktober lalu. Dengan nilai 10 juta RMB. Dari 1,91 juta orang yang mendaftar hanya terpilih 50.000 partisipan untuk mendapatkan “amplop merah” yang berisi yuan digital dengan nilai 200 RMB sekitar $30.

Pemenang kemudian diminta untuk membelanjakan yuan digital mereka antara 12 Oktober hingga 18 Oktober sebagai bagian dari tes DCEP ritel terbesar di China. Pemenang bisa membelanjakan uang tersebut ke 3.389 toko yang menerima yuan digital sebagai alat pembayaran.  Dilansir dari Supercrypto.news, para pemenang melakukan total 62.788 transaksi senilai 8,8 juta yuan ($ 1,3 juta) atau setara dengan Rp19,2 Miliar. Jumlah ini mewakili sekitar 88% dari total 10 juta yuan yang didistribusikan.

Baca juga: Bank Sentral Cina Hampir Siap Luncurkan Digital Yuan

Penyelenggara undian mengatakan mereka akan mengambil kembali jumlah paket yuan digital yang tidak terpakai. Beberapa pemenang pun tidak hanya menghabiskan “amplop merah” mereka tetapi juga mengisi ulang dompet dan membeli tambahan 901.000 yuan ($ 134.000).

Akses Yuan Digital Menggunakan Aplikasi

Warga mengakses yuan digital melalui aplikasi Digital Renminbi, yang disediakan secara eksklusif untuk pemenang undian. Sebagai bagian dari masa uji coba yang sedang berlangsung, pembayaran DCEP diaktifkan di sebelas pompa bensin. Di mana pelanggan menikmati pembayaran yang mulus dan cepat setelah memindai kode QR unik dengan dompet digital mereka, menurut Economic Information Daily.

Aplikasi mata uang digital China telah mengumpulkan umpan balik yang positif sejauh ini, dengan teknologi “offline ganda” yang memenangkan pujian banyak orang. Tidak seperti saluran pembayaran digital yang ada seperti WeChat Pay atau Alipay. Koneksi internet bukanlah kebutuhan untuk memenuhi pembayaran di bawah aplikasi Digital Renminbi. Ini adalah fitur yang sangat penting karena memastikan inklusivitas dan konektivitas keuangan di seluruh negeri. Bahkan di wilayah yang tidak memiliki akses ke internet yang andal, atau mereka yang tidak memiliki rekening di bank.

Suksesnya uji coba ini diprediksi akan membuat yuan digital segera diluncurkan secara massal. Selain Cina banyak negara ikut terpacu untuk membuat mata uang digital bank sentral sendiri. Di seluruh kawasan Asia, Korea dan Jepang saat ini sedang menguji versi mata uang digital mereka. Sementara Singapura dan Thailand masih dalam tahap awal pengembangan CBDC. Thailand secara khusus pertama-tama berfokus pada penggunaan institusional dari baht digital, daripada membuatnya tersedia untuk penggunaan komersial.

Baca juga: Parlemen Jepang : Yen Digital Harus Dirilis Dalam Dua Tahun