Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

XRP Naik Akibat Investor Institusional, Ini Jumlah Pembeliannya

Naufal Muhammad     Wednesday, April 21 2021

Harga Ripple (XRP) naik sekitar 17% sejak kemarin dan membawanya keluar dari pergerakan turun yang terjadi sejak pekan lalu.

Apresiasi ini didukung oleh beberapa hal dimana salah satunya adalah dorongan beli investor institusional yang cukup signifikan.

Investor Institusional Beli XRP

XRP mengalami apresiasi ke sekitar Rp21.800 akibat dorongan beli dari investor institusional sebesar $33 Juta atau Rp479,6 Miliar.

Menurut data dari CoinShares melalui laporannya, sekitar $33 Juta atau Rp 479,6 Miliar masuk ke produk investasi  mayoritas investor institusional besar.

Angka tersebut mendorong mayoritas dana crypto yang dikelola oleh investor institusional sebesar $83 Juta atau Rp1,2 Triliun.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa pekan ini adalah pekan terbaik untuk produk investasi mayoritas investor institusional sejak Maret 2021.

Baca juga: XRP Tembus Harga Tertinggi Februari 2018, Apresiasi Belum Selesai

Dikabarkan bahwa secara keseluruhan, investor institusional mendorong dana sekitar $233 Juta atau Rp3,4 Triliun kepada pasar crypto.

Saat ini harga XRP sendiri sedang berusaha keluar naik dari zona depresiasi akibat apresiasinya dua hari terakhir.

Grafik Harian XRPUSD

Kemungkinan besar jika batas atas pada Rp22.300 dapat dilewati, XRP akan naik setelah berhasil menguji kembali zona depresiasi sebelumnya.

Koreksi untuk uji coba kembali kemungkinan hanya mencapai Rp20.400 yang jika melewati Rp19.200 dapat menghilangkan potensi apresiasi.

Mulai trading Bitcoin di Pintu sekarang 💰

Namun melihat banyaknya sentimen positif mulai dari investor yang mendukung Ripple di pengadilan beserta keunggulannya di pengadilan, XRP diprediksi masih akan naik.

Produk Investasi Lain Meningkat

Mayoritas produk investasi berbasis altcoins juga mengalami apresiasi dengan produk berbasis Ethereum (ETH) yang menambah $65 Juta atau Rp944,7 Miliar.

Produk berbasis Binance Coin (BNB) menambah sekitar $3 Juta atau Rp43,6 Miliar bersama Bitcoin Cash (BCH), Polkadot (DOT), dan Tezos (XTZ) yang juga naik.

Saat ini Bitcoin (BTC) merepresentasikan 78% dari keseluruhan aset kelolaan institusi besar diikuti ETH senilai 16,8%, dan beberapa crypto lain senilai 1% seperti BNB, DOT, dan BCH.

Investor institusional itu sendiri telah menambah volume tradingnya di pasar crypto.

Baca juga: Pasar Crypto Mulai Hijau, Altcoins Ini Diprediksi Naik 1.000 Kali Lipat

Terjadi apresiasi volume trading investor institusional sekitar 59% dari pekan lalu yang mencapai hampir $5 Miliar atau Rp72,6 Triliun.

Grayscale merepresentasikan 77% dari keseluruhan dana yang dikelola oleh seluruh investor institusional yang ada, diikuti oleh CoinShares sebesar 9% dan 3iQ sekitar 3%.

Permintaan terhadap crypto oleh investor institusional di Amerika terlihat mengalami apresiasi cukup signifikan beberapa bulan terakhir.

Amerika bukan satu-satunya negara yang mengalami apresiasi akibat Kanada juga mengalami hal yang sama.

Kanada, melalui pemerintahnya, baru saja meresmikan Reksadana ETF Bitcoin pertama di dunia.

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.