Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Bitcoin ETF · 7 min read

Harga Bitcoin tembus ke US$64.000 pada 29 Februari dini hari waktu Indonesia bagian barat. Naiknya harga Bitcoin ini juga bertepatan dengan melonjaknya volume perdagangan sepuluh ETF Bitcoin spot AS ke angka US$7,69 miliar, lebih dari dua kali lipat nilai tertinggi sebelumnya.
The new record for #Bitcoin ETF trading volume is officially $7.69 billion. Previous record was $4.66 billion from launch day. https://t.co/rZsOSUqk35 pic.twitter.com/QaOKe2LuVU
— James Seyffart (@JSeyff) February 28, 2024
Sepuluh ETF spot yang baru terdaftar menarik lebih dari US$6,7 miliar arus masuk bersih sejak debutnya pada bulan Januari, menurut BitMEX Research. Minggu ini, alokasi ke ETF spot meningkat, melampaui US$1 miliar dalam dua hari, dengan IBIT BlackRock sendiri meraih arus masuk US$520 juta.
“Hanya butuh setengah hari perdagangan untuk sembilan ETF baru kecuali Grayscale – untuk melampaui rekor sebelumnya,” tulis analis Bloomberg Eric Balchunas dalam postingan 28 Februari di X.
Ia menambahkan, “Jumlah total perdagangan juga meningkat dua kali lipat, lebih dari setengah juta perdagangan individu [di antara] mereka.”
Baca juga: Bank AS FOMO ETF Bitcoin, SEC Diminta Sesuaikan Aturan
Volume perdagangan yang luar biasa ini dipelopori oleh iShares Bitcoin ETF (IBIT) BlackRock, yang menyumbang 43,5% dari total volume, memperdagangkan US$3,35 miliar dan mencetak rekor harian baru untuk dirinya sendiri.
Kontributor penting lainnya termasuk Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) dan Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC), dengan volume perdagangan masing-masing sebesar US$1,86 miliar dan US$1,44 miliar.
Balchunas menambahkan para pembuat pasar mengatakan kepadanya bahwa volume tersebut sebagian besar merupakan “permintaan alami” versus volume perdagangan algoritmik atau arbitrase seperti yang dispekulasikan sebelumnya.
Baca juga: Komunitas Shiba Inu Minta Grayscale Luncurkan ETF SHIB
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.