Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Volume Likuiditas DeX Sentuh Angka Tertinggi, Ini Dia Penguasanya!

Naufal Muhammad     Monday, March 22 2021

Volume likuiditas bursa terdesentralisasi (DeX) di Sektor Decentralized Finance (DeFi) nampaknya baru saja menyentuh angka tertingginya sepanjang masa.

Semua terjadi akibat satu penguasa yang mendominasi Sektor DeFI dengan jumlah perdagangan yang terjadi di DeX tersebut.

Volume DeX Sentuh Angka Tertinggi

Volume likuiditas yang terus meningkat ini adalah akibat jumlah deposit jaminan yang diberikan dalam DeX.

Jaminan ini digunakan mayoritas trader yang ingin melakukan margin trading atau leverage dengan utang agar posisi yang dapat dibuka menjadi lebih besar.

Angka ini telah mencapai $10 Miliar atau sekitar Rp144,17 Triliun, mayoritas kenaikan tersebut terjadi hanya di 2021.

Data tersebut direkam oleh Messari yang juga menyatakan bahwa mayoritas likuiditas dari keseluruhan DeX tersebut berasal dari satu penguasa.

Baca juga: Uniswap Berjaya! Volume DeX Naik 1.100 Kali Lipat

Penguasa tersebut adalah Uniswap yang terlihat masih terus mendominasi DeX yang bergerak di blockchain Ethereum.

Saat ini Uniswap juga telah berhasil merebut gelarnya kembali secara keseluruhan dan mengalahkan PancakeSwap setelah sebelumnya kalah saing dalam volume.

Uniswap Mendominasi

Uniswap merepresentasikan lebih dari setengah volume perdagangan di Sektor DeFi secara mingguan.

Peneliti bernama Rahul Rai, menyatakan bahwa volume perdagangan DeX telah naik hingga mencapai $72 Miliar atau Rp1.038,07 Triliun.

DappRadar melaporkan bahwa Uniswap memiliki lebih dari setengah likuiditas yang terkunci pada keseluruhan DeX dengan total yang terkunci sebesar $5,4 Miliar atau Rp77,85 Triliun.

Rahul Rai namun menambahkan bahwa beberapa DeX ini memiliki beberapa permasalahan yang menghambat pertumbuhannya. Ia menyatakan,

“Beberapa masalah seperti kehilangan non-permanen, kecukupan dana, akurasi buka tutup posisi (slippage), biaya transaksi, kecepatan transaksi, dan keterbukaan terhadap terlalu banyak token menjadi penghambat pertumbuhan mayoritas DeX berbasis Automated Market Maker (AMM).”

Menurut  Dune Analytics, dominasi Uniswap di antara DeX berbasis Ethereum masih terus bertumbuh.

Hal ini terlihat dari volume transaksi mingguan sebesar $6,5 miliar atau Rp93,7 Triliun yang merupakan 62,2% dari keseluruhan volume DeX berbasis Ethereum.

SushiSwap, menjadi peringkat kedua dengan volume mingguan sebesar $1,6 Miliar atau Rp23,06 Triliun, 15,2% dari keseluruhan DeX berbasis Ethereum.

Curve Finance berada di peringkat ketiga dengan $647 Juta atau Rp9,32 Triliun volume transaksi mingguan yang menjadi 6,2% dari keseluruhan DeX berbasis Ethereum.

Namun, dominasi Uniswap saat ini terancam akibat adanya 1INCH yang memiliki volume transaksi sebesar $1 Miliar atau Rp14,4 Triliun dalam tujuh hari terakhir.

Baca juga: 1Inch, DEX Agregator untuk Temukan Harga Crypto Termurah

Secara keseluruhan di Bulan Maret 2021, volume perdagangan di DeX telah mencapai $44,3 Miliar atau Rp638,7 Triliun.

Saat ini dominasi masih kuat oleh Uniswap, dan nampaknya masih akan terus berlanjut sehingga memberikan sentimen positif untuk Token UNI.