
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 8 min read
Pengembang Ethereum menjadwalkan upgrade ‘Pectra’ untuk pengujian di testnet Holesky pada 24 Februari dan testnet Sepolia pada 5 Maret.
Pectra memperkenalkan upgrade pada wallet dan validator, termasuk EIP-7702 untuk meningkatkan pengalaman pengguna wallet dengan menerapkan abstraksi akun dan EIP-7251.
Ini juga meningkatkan batas staking untuk validator dari 32 menjadi 2.048 ETH yang dapat meningkatkan throughput jaringan melalui konsolidasi validator.
Setelah uji coba testnet yang sukses, pengembang akan bertemu pada 6 Maret untuk menyelesaikan jadwal peluncuran mainnet, dengan ekspektasi bahwa upgrade akan mencapai mainnet pada awal April.
Dengan meningkatkan batas staking melalui upgrade Pectra ini, jaringan Ethereum akan mampu merampingkan proses validator dan meningkatkan skalabilitas.
Baca juga: The Merge Ethereum: Era Baru Pengenalan Teknologi Sharding
Upgrade ‘Pectra’ merupakan hard fork yang bertujuan untuk membuat Ethereum lebih cepat, lebih scalable, dan mudah digunakan. Proses upgrade-nya juga akan dilakukan secara terpisah selama dua kali, yang disebut Prague dan Electra.
Upgrade fase pertama atau Prague akan berfokus pada peningkatan langsung seperti abstraksi akun dan upgrade validator. Sedangkan fase kedua, yang diperkirakan akan bergulir pada 2026, lebih berfokus pada peningkatan teknis seperti EVM Object Format (EOF) yang akan membuat smart contracts lebih efisien, dan PeerDAS yang akan men-supercharge skalabilitas layer-2.
Pectra merupakan upgrade penting keempat Ethereum setelah “The Merge” pada 2022, “Shanghai” pada 2023, dan “Dencun” pada 2024.
Baca juga: Evolusi Ethereum: Dencun dan Perubahan Fundamentalnya
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.