Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 6 min read

Komunitas Solana resmi menyetujui upgrade besar bernama Alpenglow yang disebut sebagai transformasi teknis paling signifikan dalam sejarah jaringan tersebut.
Menurut data dari akun X Solana Status pada Selasa (2/9/2025), tercatat 98,27% pemilik SOL yang ikut serta dalam pemungutan suara mendukung proposal Alpenglow.
Sementara itu, 1,05% menolak dan 0,36% memilih abstain. Tingkat partisipasi mencapai 52% dari total staker, menandakan tingginya keterlibatan komunitas dalam proses tata kelola.
Baca juga: Solana Rilis Proposal Upgrade Alpenglow, Intip Perubahan Pentingnya!
Alpenglow memperkenalkan protokol konsensus baru yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi jaringan sekaligus memangkas waktu finalisasi transaksi secara drastis. Inti dari pembaruan ini adalah dua komponen utama, yakni Votor dan Rotor, yang akan menggantikan sistem lama Solana, Proof-of-History (PoH) dan TowerBFT.
Sebelumnya, PoH berfungsi sebagai penanda waktu untuk menjaga urutan transaksi tanpa memperlambat jaringan, sedangkan TowerBFT digunakan sebagai mekanisme pemungutan suara di antara validator. Kehadiran Alpenglow akan mereformasi kedua sistem tersebut secara menyeluruh.
Votor sendiri diproyeksikan mampu memangkas waktu finalisasi transaksi dari lebih dari 12 detik menjadi hanya sekitar 150 milidetik, sehingga menghadirkan pengalaman near-instant confirmation bagi pengguna.
Di sisi lain, Rotor, yang dijadwalkan meluncur pada tahap berikutnya, akan mengurangi kebutuhan transfer data antar validator. Peningkatan ini sangat penting bagi aplikasi dengan permintaan tinggi seperti keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan game berbasis blockchain.
Lebih jauh, Alpenglow juga memperkenalkan model ketahanan baru bernama “20+20”, yang dirancang agar jaringan tetap dapat beroperasi meski 20% validator bersifat jahat (adversarial) dan 20% lainnya tidak merespons.
Baca juga: Solana Pecahkan Rekor 100.000 TPS dalam Stress Test, Ini Dampaknya
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.