Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Token DeFi ini Naik 50% Akibat PayPal

Naufal Muhammad     Wednesday, March 3 2021

Akibat kabar rumor dari PayPal mengenai akuisisinya terhadap perusahaan crypto, Token DeFi Curve Finance (CRV) mengalami apresiasi lebih dari 50%.

Rumor Akuisisi PayPal

Mayoritas spekulator telah menaruh dananya pada Token Curve Finance (CRV) setelah adanya kabar rumor dari PayPal.

Terdapat kabar bahwa PayPal telah mengakuisisi perusahaan crypto berbasis di Israel bernama Curv, yang tidak berhubungan sama sekali dengan Curve Finance.

Kabar tersebut dipublikasi pada 2 Maret 2021 dengan melansir sumber yang tidak diketahui dengan anggapan bahwa sumber tersebut “mengetahui” akuisisi ini.

Menurut laporan yang tersebar, perusahaan Curv telah diakuisisi oleh Paypal dengan harga Rp3,9 Triliun hingga Rp4,3 Triliun.

Baca juga: Persaingan DeFi Memanas, Curve Lewati Uniswap dan SushiSwap

Satu jam setelah kabar itu terbesar, CRV mengalami apresiasi lebih dari 10% menuju Rp37.232 akibat banyaknya spekulator yang mencari kesempatan.

Twitter resmi dari Curve Finance juga dicantumkan walau tidak memiliki hubungan apa pun. Curve Finance menanggapi kabar tersebut dan melakukan klarifikasi tentang tidak adanya ikatan.

Setelah klarifikasi Curve Finance, CRV kembali turun dan membentuk volume perdagangan terbesar dalam satu jam tersebut sejak 21 Januari 2021.

Pernah Terjadi Sebelumnya

Walau terdapat kesalahpahaman, Curve Finance (CRV) tetap mendapatkan sentimen positif.

Sebab, apresiasinya masih terlihat signifikan yaitu sekitar 52% sejak 1 Maret 2021 dan 30% dalam satu hari terakhir.

Akibat apresiasi tersebut, kemarin, CRV menjadi aset DeFi berbasis Ethereum terbaik menurut data dari Messari.

Kesalahpahaman ini bukan pertama kalinya terjadi di pasar crypto. TRX juga menjadi salah satu crypto yang mengalami kesalahpahaman.

Pada Bulan Januari 2021, terdapat kesalahpahaman antara saham Tanzanian Gold Corporation (TRX) dan mata uang crypto Tron (TRX).

Saat itu, saham TRX dan pendiri mata uang crypto TRX sedang didiskusikan pada komunitas r/WallStreetBets yang berujung pada kesalahpahaman.

Saat itu, Saham TRX naik 84 kali lipat pada 29 Januari 2021 sebelum kemudian turun 15% setelah adanya klarifikasi kesalahpahaman.

Di saat yang sama, mata uang crypto TRX naik lebih dari 60% sebelum terkoreksi sekitar 30% dalam waktu yang singkat.

Kesalahpahaman ini sering terjadi di pasar keuangan sehingga trader serta investor harus lebih teliti dan berhati-hati dalam menentukan keputusan.

Baca juga: Dua Proyek DeFi Bernilai Lebih $1,2 Miliar TLV Miliki Masalah Tata Kelola

Walau dapat memberikan dampak positif, umumnya kesalahpahaman ini akan memberikan kerugian.

Hal ini disebabkan dalam jangka panjang kerugian akan terjadi akibat harga yang jauh atau yang sering disebut dengan istilah “nyangkut”.

Namun asumsi tersebut tidak selalu benar akibat CRV yang walau mengalami kesalahpahaman masih terlihat bergerak naik hingga saat ini.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini.