Tinggalkan TRON, Justin Sun Malah Gabung Pemerintah!

Rossetti Syarief

20th December, 2021

Terkenal sebagai tokoh yang kontroversial, Justin Sun selaku pendiri TRON Foundation umumkan pernyataan kontroversi lainnya, dengan keputusannya untuk keluar dari TRON. Selanjutnya, Sun akan menyerahkan jaringan kepada komunitas secara penuh.

Bukan tanpa sebab, usut punya usut sang CEO telah menerima tawaran dari Pemerintah Grenada dan memilih untuk bekerja sebagai Duta Besar yang baru di negara tersebut untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Menurut laporan Bloomberg, Sun telah tinggal di Grenada sejak 2019 silam dan mulai menghentikan semua aktivitasnya di ranah cryptocurrency secara bertahap.

Kabarnya, Sun akan menjalankan tugasnya yang pertama di Markas Besar WTO di Jenewa, Swiss.

Era yang Baru Untuk TRON

Dalam surat terbukanya kepada komunitas, Sun menitip pesan bahwa TRON akan berdiri menjadi blockchain mandiri yang bergerak sebagai DAO (organisasi otonom terdesentralisasi).

“Untuk manfaat masyarakat yang lebih besar, tidak ada yang lebih baik daripada memiliki pendiri komunitas yang berkembang melepaskan semua kekuasaan atas pengguna, aset, dan data,” tambah Sun.

Sun meninggalkan TRON dan memilih mendedikasikan dirinya sebagai bagian dari duta besar WTO, karena ia ingin berjuang untuk kepentingan negara-negara berkembang.

Sun akan mempromosikan pengembangan industri blockchain serta ekonomi digital dalam semua jangkauan, agar semua fokus tertuju pada cryptocurrency.

“Sudah waktunya untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat antara industri blockchain dan negara-negara berdaulat internasional, saya percaya bahwa pengakuan WTO terhadap nilai teknologi blockchain sangat penting bagi cryptocurrency.”

Sun dan Kontoversinya

Sebelum keputusannya untuk pergi dari ekosistem yang mengundangkan banyak tanda tanya publik, Justin Sun memang sudah menjadi objek banyak kontroversi di ranah crypto.

Dari TRON diluncurkan, Sun diduga memanipulasi trader dengan dugaan sentralisasi dalam jaringan. Kasus ini pun terkuak dan banyak trader yang kemudian merasa dibohongi.

Ada juga gugatan dari mantan karyawan di BitTorrent yang menuduh Sun melakukan pelecehan serta pelanggaran lainnya di lingkungan kerja. 

Jangan lupakan kasus paling memalukan, dimana sang CEO menunda acara makan siang amalnya senilai 4,56 juta dolar dengan Warren Buffett pada 2019 silam.

Lantas, apakah Sun akan membawa tingkat kontroversi yang sama seperti di ruang crypto ke Markas Besar WTO? Hanya waktu yang akan memberi tahu.

Pada waktu pers, TRX diperdagangkan pada $0,07 dengan kerugian 7,5% di hari terakhir.

Pergerakan harga TRX

Untuk pembahasan lebih jelas, klik video di bawah ini.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.