Tiga Faktor Kenaikan Harga KAVA

Rossetti Syarief

12th April, 2022

Protokol dalam ekosistem Cosmos telah mengalami pertumbuhan yang signifikan pada 2022 karena fokus yang intensif pada interoperabilitas dan kompatibilitas blockchain dengan jaringan Ethereum.

Salah satu protokol yang mengalami peningkatan momentum tersebut adalah Kava, sebuah proyek yang mengembangkan arsitektur co-chain untuk jaringan Cosmos dan Ethereum.

Data yang dilansir TradingView menunjukkan bahwa harga token KAVA alami kenaikan 72,3% dengan mencatat harga tertinggi harian senilai $5,03 pada 8 April setelah mencapai titik terendah $2,92 pada 13 Maret.

Pergerakan Harga KAVA

Dan berikut ini adalah tiga alasan yang mendorong kenaikan harga KAVA sepanjang tahun ini.

Peluncuran Beta Ethereum Co-Chain

Salah satu perkembangan yang paling diantisipasi untuk keluar dari ekosistem Kava adalah keberhasilan proyek menyelesaikan fase alfa dari peluncuran Ethereum Co-chain.

Ethereum Co-Chain memungkinkan dukungan untuk smart contract Ethereum Virtual Machine (EVM), sementara Cosmos Co-Chain memungkinkan dukungan untuk mesin konsensus Tendermint dan Inter Blockchain Communication Protocol (IBC). 

Peluncuran mainnet dari Ethereum Co-Chain ini diharapkan berlangsung pada 10 Mei.

Kava Luncurkan Program Insentif Baru

Alasan kedua yang mendorong kekuatan harga KAVA adalah peluncuran ‘Kava Rise’ pada 3 Maret lalu. 

Kava Rise sendiri merupakan program insentif pengembang yang bernilai 750 juta Dollar, yang dirancang untuk membantu pengembang onboard dari DeFi, game, dan proyek yang tidak dapat dipertukarkan ke dalam komunitas Kava.

Program insentif ini diharapkan akan ditayangkan dengan the Kava 10 upgrade, yang juga akan mencakup peluncuran Cosmos dan Ethereum Co-Chains di mainnet Kava.

Kemitraan Peluncuran Protokol Baru

Faktor terakhir yang membantu meningkatkan harga KAVA adalah penambahan kemitraan dan protokol baru untuk pada jaringan.

Beberapa protokol yang akan diluncurkan pada arsitektur co-chain Kava termasuk pasar NFT OpenBiSea, launchpad keuangan terdesentralisasi DexPad, dan celengan DeFi WePiggy.

Jika ditinjau dari data VORTECS™ yang dilansir Cointelegraph Markets Pro, prospek bullish pada KAVA telah dideteksi sejak 1 April, sebelum kenaikan harga baru-baru ini.

Skor VORTECS™ sendiri merupakan perbandingan algoritma dari kondisi pasar historis dan saat ini, yang diperoleh dari kombinasi titik data termasuk sentimen pasar, volume perdagangan, pergerakan harga terkini, serta aktivitas Twitter.

Skor VORTECS™ untuk KAVA. Sumber : Cointelegraph Markets Pro1

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.