Berita Altcoins · 6 min read

Telegram Luncurkan Pembayaran Crypto Tanpa Biaya!

Jumat, 29 April 2022
Telegram Luncurkan Pembayaran Crypto
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

TON Foundation, blockchain layer-1 terdesentralisasi yang dirancang oleh Telegram, telah menambahkan fitur pembayaran crypto.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengirim Toncoin ke pengguna telegram lain tanpa biaya transaksi apa pun.

Diluncurkannya transaksi ini agar proses transaksi cryptocurrency bisa lebih sederhana dan pada akhirnya bisa mendorong adopsi massal di seluruh dunia.

Sejauh ini, platform Toncoin menawarkan lebih dari 52 juta transaksi, dengan lebih dari 486.000 dompet, menurut situs web TON Foundation.

Aplikasi perpesanan ini dikatakan memiliki lebih dari 550 juta pengguna dan bot TON Foundation memiliki lebih dari 800.000 pengguna.

“Dengan layanan ini, Anda tidak perlu lagi memasukkan alamat dompet yang panjang dan menunggu konfirmasi,” kata Foundation dalam tweet yang mengumumkan fitur tersebut.

Fitur ini mirip dengan fungsi pembayaran Bitcoin yang ditawarkan oleh Twitter melalui fitur Tip Jar sejak September tahun lalu.

“Kami mengantisipasi bahwa fungsi ini akan meluas ke pembayaran konsumen hingga bisnis sehingga orang dapat dengan mudah memperoleh barang dan jasa dengan mengirimkan toncoin melalui bot di aplikasi Telegram,” kata TON Foundation.

Baca juga: TON Bangkit Lagi! Segera Rilis Platform NFT TON Diamonds

Perjalanan Ton Coin Telegram

TON menggunakan mekanisme proof of stake dan didirikan pada tahun 2017 yang ditujukan untuk DNS, layanan terdesentralisasi, dan pembayaran instan.

Koin Telegram dan TON jatuh pada Mei 2020 karena hambatan hukum dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS. SEC menuduh Telegram menjual sekuritas yang tidak terdaftar dengan Initial Coin Offering (ICO).

Agensi mengajukan keluhan setelah aplikasi itu dapat mengumpulkan $ 1,7 miliar dari penjualan token pribadi.

Lebih buruk lagi, seorang hakim New York telah memutuskan untuk tidak mengizinkan perusahaan mendistribusikan token Gram kepada investor asing atau mereka yang berada di luar Amerika Serikat.

Baca juga: Pengadilan New York Tunda Dengar Pendapat Telegram

Karena kasus ini, Ton Coin pun dipindahkan ke TON Foundation yang dibentuk  anggota komunitas blockchain yang ingin menjaga pengembang kripto di aplikasi tetap berjalan.

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.