Tampilkan Robot AI, Binance Luncurkan IGO Pertamanya!

Rossetti Syarief

8th December, 2021

Robot humanoid artificial intelligence (AI) bernama Sophia telah diatur untuk diberi token dan dilelang sebagai bagian dari proyek Metaverse bertajuk “Noah’s Ark.” 

Menurut pengumuman 7 Desember kemarin, beingAI akan dibantu oleh perusahaan produksi intelligent Non-fungible token (iNFT), Alethea AI untuk meluncurkan 100 iNFT.

Bekerja sama dengan Binance exchange, 100 iNFT tersebut siap di lelang pada 16 Desember mendatang. Lelang nantinya akan berlangsung selama 5 hari, dengan 20 iNFT dirilis perharinya.

Sebagai yang pertama di dunia, IGO menjanjikan tingkat inovasi baru dalam pendanaan crypto.

Robot Sophia, Ada yang Tidak Kenal?

Robot Sophia dikembangkan oleh perusahaan Hansen Robotics yang berbasis di Hong Kong pada 2016 silam.

Sebelumnya, Sophia sudah dikenal di seluruh dunia karena kemahirannya yang baik dalam berbicara.

Ketika usianya menginjak 5 tahun, Sophia telah bisa berpidato di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan memperoleh kewarganegaraan Saudi.

Di akhir 2021, mantan CEO Hansen Robotics dan co-creator Sophia, Jeanne Lim, meluncurkan versi anime virtual dari robot yang mereka sebut Sophia beingAI. 

Shopia BeingAl kemudian diluncurkan di perusahaan baru bernama beingAl, yang berada di bawah kemitraan co-branding.

Bagaimana Konsep IGO dalam Binance exchange?

Hingga 2017, Initial Coin Offering (ICO) adalah standar yang ditetapkan industri untuk mengelola bagaimana proyek crypto mengumpulkan uang.

ICO telah melahirkan banyak proyek besar, termasuk Ethereum dan NEO.

Tetapi ICO mengalami masalah serius setelah serangkaian penipuan terjadi, termasuk sentimen OneCoin yang dipimpin oleh ‘Ratu Crypto’ bernama Ruja Ignatova. Ia kabur setelah menggelapkan dana miliaran dolar dari para investor.

Sejak itu, berbagai jenis konsep penggalangan dana mulai dimainkan, seperti Security Token Offering (STO) dan Initial Exchange Offering (IEO).

Dalam proyek pertamanya di dunia, Binance menggunakan proyek Sophia dan Noah’s Ark untuk meluncurkan konsep IGO yang berbeda.

IGO beroperasi dengan cara yang sama seperti konsep penggalangan dana lainnya, tetapi secara eksklusif terkait dengan proyek game.

Dengan demikian, mereka dapat menyertakan akses awal, weapon, character, serta exclusive skin untuk investor pemula.

“Koleksi dapat diluncurkan baik melalui lelang, penjualan flat rate, atau mistery box. IGO dapat dilakukan selama beberapa putaran, menawarkan jumlah aset yang berbeda setiap putaran dengan struktur harga yang bertahap.”

Sementara konsep Noah’s Ark sendiri adalah, konsep dari intelligent metaverse yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya serta collective intelligence pada manusia.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik