Suku Bunga Belum Jadi Naik, Crypto Diprediksi Membaik

Rossetti Syarief

12th January, 2022

Sebelumnya, Bitcoin turun lebih dari 7% dan sederet altcoin juga alami kemerosotan. Usut punya usut, koreksi tersebut berkaitan dengan respon negatif dari investor yang menyoroti potensi dipercepatnya kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat.

Namun kekhawatiran tersebut sepertinya akan segera berakhir hari ini. Mengutip Reuters, dalam sidang kongres Powell menunjukkan kemungkinannya untuk mendapatkan masa jabatan keduanya untuk The Fed dan mengatakan bank sentral AS akan menunda kenaikan suka bunga. 

Dia menambahkan, alih-alih mengurangi pertumbuhan lapangan kerja, pengetatan kebijakan yang mencakup kenaikan suku bunga dan pengurangan kepemilikan aset diperlukan untuk mempertahankan ekspansi ekonomi.

Komentar Powell kemungkinan menarik kembali simpati investor dan meyakinkan mereka bahwa The Fed tidak akan memprioritaskan pengurangan inflasi di atas segalanya, kata Shawn Cruz selaku manajer senior strategi pedagang di TD Ameritrade di Chicago.

Baca juga: The Fed Rilis Laporan Terbaru Digital Dollar, Ini Isinya

Investor crypto dan sejumlah saham merespon pernyataan itu dengan pergerakan positif dan memicu sejumlah cryptocurrency papan atas menandakan grafik hijau.

Sebut saja Bitcoin, Ethereum, Tether, BNB, Solana, Cardano, XRP, dan aset terkemuka lainnya yang semuanya naik.

Tidak Hanya Crypto, Saham Juga Naik

Selain cryptocurrency, delapan dari 11 sektor utama S&P 500 juga naik, dengan sektor-sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi seperti teknologi, layanan konsumen, dan layanan komunikasi berkontribusi paling besar terhadap kenaikan S&P.

Perolehan persentase terbesar adalah sektor energi, yang berakhir naik 3,4%, karena minyak mentah berjangka naik.

Padahal sebelumnya, sebagian Investor bahkan telah menjual saham sejak 5 Januari ketika risalah rapat Desember silam menunjukkan The Fed yang membahas bagaimana pasar bekerja dengan sangat ketat dan inflasi yang tidak mereda mungkin memerlukan kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari yang diharapkan.

Selain itu, ada juga pengurangan kepemilikan aset keseluruhan Fed sebagai rem kedua pada ekonomi.

Investor juga mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang data inflasi yang keluar hari ini, Cruz mencatat bahwa mereka sudah siap dengan kenaikan angka inflasi, dimana perkiraan konsensus untuk kenaikan 7% pada basis tahun-ke-tahun untuk Indeks Harga Konsumen (CPI) utama.

Selain itu, sejumlah kantor di kawasan Wall Street juga serentak menguat merespon pernyataan The Fed dengan NASDAQ memimpin kenaikan.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.