Suku Bunga Amerika Naik 0,75%! Bitcoin dan Ethereum Ikut Naik

Naufal Muhammad

16th June, 2022

The Fed atau Bank Sentral Amerika baru saja meningkatkan suku bunga acuan Amerika sebesar 0,75% dari 1% menuju 1,75%. 

Sebelumnya ketika suku buka naik, maka crypto turun. Namun di kondisi saat ini crypto terpantau naik. Mengapa hal ini terjadi? Berikut ini penjelasannya.   

Suku Bunga Acuan Amerika Naik 0,75%

Bank Sentral Amerika baru saja meningkatkan suku bunga acuan dari 1% menjadi 1,75% sesuai rencananya sejak akhir 2021. 

Amerika menggunakan sistem floating interest rate dimana suku bunga acuan bergerak di dua angka. Jadi saat ini suku bunga acuan Amerika berada di angka 1,5% hingga 1,75%. 

Kenaikan suku bunga acuan ini dilakukan untuk melawan inflasi Amerika yang meningkat hingga mencapai 8,6%, tertinggi sejak 40 Tahun terakhir. 

Suku Bunga Amerika Naik 0,75%! Bitcoin dan Ethereum Ikut Naik
Data Inflasi Amerika dari TradingEconomics

Kenaikan sebesar 0,75% ini dilakukan sebagai usaha untuk menurunkan kembali inflasi yang sebelumnya dikira bergerak turun.

Dengan naiknya suku bunga acuan, harapan The Fed adalah jumlah uang beredar dapat kembali turun dan berujung pada normalisasi nilai uang yang beredar tersebut. 

Hal ini berhubungan dengan meningkatnya mayoritas harga barang pokok, karena dengan inflasi yang naik maka harga akan naik sebab nilai fiat akan turun. 

Ditambah dengan kondisi krisis yang sedang terjadi saat ini, maka daya beli masyarakat sedang turun, karena pendapatannya juga sedang turun dan uang yang dimiliki nilainya sedang turun. 

Jadi normalisasi ini terjadi untuk kembali meningkatkan daya beli masyarakat dengan tujuan untuk pemulihan kembali perekonomian. 

Suku Bunga Amerika Naik 0,75%! Bitcoin dan Ethereum Ikut Naik
Suku Bunga Acuan Amerika naik

Tercatat bahwa kenaikan suku bunga acuan ini adalah kenaikan tertinggi sejak Tahun 1994 atau sekitar 28 Tahun terakhir.

Kenaikan yang tinggi ini dilakukan dengan tujuan mencapai suku bunga acuan di angka 3% hingga 3,5% di akhir Tahun 2022. 

Pergerakan ini terlihat drastis dari sebelumnya bergerak di sekitar 0% hingga 0,25% pada masa pandemi atau sekitar Tahun 2020 hingga Tahun 2021.

Naiknya suku bunga acuan ini diharapkan dapat mengembalikan nilai dari fiat sehingga dapat memulihkan kembali daya beli masyarakat terutama di Amerika yang saat ini diambang krisis. 

Melihat volume transaksi terbesar crypto saat ini berada di Amerika, dampak pergerakan ekonominya akan sangat mempengaruhi pasar crypto.   

Bitcoin dan Ethereum Pimpin Crypto Naik

Banyak yang mengalami kebingungan karena bersama kabar ini, mayoritas crypto terutama Bitcoin dan Ethereum kembali bergerak naik. 

Asumsi teorinya adalah, jika suku bunga acuan naik, maka jumlah uang beredar akan turun sehingga mendorong nilai fiat untuk naik, terutama Dolar Amerika. 

Jika nilai Dolar Amerika naik, umumnya crypto bergerak turun karena korelasinya yang negatif. 

Tapi yang terjadi saat ini justru sebaliknya dimana bersama suku bunga acuan yang naik maka crypto bergerak naik. Penjelasan terhadap kondisi ini adalah akibat kondisi perekonomian yang sedang tidak normal. 

Dalam kondisi normal, asumsi teori tersebut akan terbukti benar pada umumnya. Tapi karena saat ini sedang berada di ambang stagflasi, terdapat pandangan yang berbeda. 

Ada kemungkinan saat ini crypto dan mayoritas aset berisiko karena asumsi bersama mulai naiknya suku bunga acuan, maka daya beli akan naik kembali. 

Saat ini daya beli masyarakat sedang bergerak turun karena perekonomian sedang turun dan kabar buruknya kondisi ini terjadi bersama inflasi yang tinggi sehingga mayoritas barang pokok juga sedang mahal. 

Jadi dengan suku bunga yang naik, maka asumsinya harga barang pokok akan turun kembali dan nilai Dolar Amerika yang dimiliki akan kembali naik sehingga daya beli naik kembali.

Bersama naiknya kembali daya beli masyarakat, maka kekayaannya kembali meningkat sehingga kembali memiliki kemampuan untuk investasi setelah bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. 

Dengan asumsi tersebut maka wajar jika harga crypto naik kembali karena asumsinya investor ingin mendapatkan keuntungan sebelum kondisi ini terjadi. 

Melihat harga crypto saat ini sedang relatif murah, maka sangat wajar jika banyak pembelian terjadi. 

Suku Bunga Amerika Naik 0,75%! Bitcoin dan Ethereum Ikut Naik
Data Likuidasi Futures dari Coinglass

Akibat banyak yang membeli, maka saat ini harga mayoritas crypto sedang bergerak naik. Kondisi ini tercermin juga di pasar derivatif yang sedang bergerak naik dengan banyaknya posisi short yang terlikuidasi. 

Suku Bunga Amerika Naik 0,75%! Bitcoin dan Ethereum Ikut Naik
Pergerakan Harga Crypto dari Coinmarketcap

Mayoritas aset bergerak naik, seperti contohnya Bitcoin (BTC) yang naik hampir 3% dalam 24 Jam terakhir setelah turun signifikan beberapa hari terakhir. 

Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), Cardano (ADA) juga terlihat naik sekitar 2%, 5%, dan 10% secara berurutan. 

Untuk Bitcoin sendiri saat ini nampaknya mayoritas investor juga terlihat mulai positif karena beberapa data onchain menunjukkan saat ini harga mulai mencapai dasar koreksi. 

Suku Bunga Amerika Naik 0,75%! Bitcoin dan Ethereum Ikut Naik
MVRV Z-Score Bitcoin dari Glassnode

Salah satu contohnya adalah data onchain MVRV Z-Score yang umumnya menunjukkan dimana harga paling tinggi dan paling rendah dari pergerakan suatu aset. 

Terlihat bahwa saat ini BTC sudah mencapai zona hijau yang merupakan zona dasar dan umumnya dari zona ini BTC akan bergerak naik jika mengacu pada pergerakan sebelumnya. 

Walau begitu, untuk saat ini kemungkinan besar pasar masih belum akan stabil karena kondisi makroekonomi masih belum jelas. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.