Solana Sentuh Harga Tertinggi Baru, Disebabkan Beberapa Adopsi

Naufal Muhammad

22nd April, 2021

Solana (SOL) baru saja menyentuh harga tertinggi barunya di sekitar $36.10 atau Rp523.000 dan masih terlihat kuat untuk terus naik.

Apresiasi harga ini dikabarkan adalah akibat beberapa adopsi baru terhadap Blockchain Solana oleh beberapa proyek.

Adopsi ini dilakukan oleh beberapa aplikasi terdesentralisasi (DApps) baru, beberapa proyek Decentralized Finance (DeFi), dan beberapa stablecoins.

Solana Diadopsi Banyak Proyek

Banyaknya investor institusional yang masuk ke dunia crypto dan ketertarikan yang meningkat di Sektor DeFi telah membuat pasar crypto semakin hidup.

Namun, hal tersebut juga memperlihatkan adanya keterbatasan di dunia crypto, terutama blockchain, salah satunya adalah masalah skalabilitas.

Biaya yang tinggi dan kecepatan transaksi yang rendah  di Ethereum, telah membuat urgensi keperluan alternatif blockchain lainnya.

Solana muncul sebagai solusi tersebut akibat banyaknya ketertarikan terhadap blockchain dengan sistem Proof-of-History (PoH) yang lebih efisien.

Salah satu kunci utama Solana yang menarik adalah kecepatan transaksinya yaitu sekitar 65.500 transaksi per detik, yang lebih cepat dari Ethereum.

Kemampuan Blockchain Solana untuk menangani jumlah transaksi tinggi dan fitur keterbukaan jalur lintas antar blockchain telah menarik perhatian beberapa proyek baru.

Beberapa proyek yang tertarik adalah Civic (CVC), USD Coin (USDC), Tether (USDT), Raydium (RAY), dan Serum (SRM), serta beberapa proyek-proyek lainnya.

Ketertarikan ini meningkat sejak awal April 2021, dimana Solana meluncurkan Chrome Extension dompet digitalnya sendiri berama Sollet Wallet.

Hal tersebut membuat kegunaannya semakin lebih mirip dengan MetaMask pada Blockchain Ethereum.

Baca juga: Dua Kabar Ini Berpotensi Dorong Solana ke Harga Tertingginya

Saat ini Solana juga terus terikat dengan mayoritas dompet digital, dan terlihat meningkat, seperti Exodus, Ledger, dan Blockfolio yang mulai menyediakan SOL.

Integrasi terbaru dengan Phantom Wallet juga membawa sentimen positif baru untuk SOL akibat menyediakan wadah penguatan ekosistem NFT di Solana.

SOL Diprediksi Naik Lebih Tinggi

Akibat banyaknya sentimen positif di sekitar Solana, kemungkinan besar cryptonya sendiri akan mengalami apresiasi kembali ke depannya.

Walau sudah menyentuh harga tertinggi barunya, kemungkinan besar SOL masih akan terus naik setelah terkoreksi secara singkat.

Melihat pergerakannya yang masih berada di zona apresiasi, SOL masih memiliki potensi untuk naik lebih tinggi jika koreksi pengambilan keuntungan hanya terjadi hingga batas bawah apresiasi.

Grafik Harian SOLUSD

Batas bawah apresiasi saat ini berada pada $32,26 atau Rp470.000 yang jika ditembus nampaknya dapat mengurangi potensi apresiasi untuk terjadi.

Kemungkinan besar jika batas atas pada $38,25 atau Rp560.000 dapat dilewati, Solana dapat melanjutkan apresiasinya dalam jangka pendek.

Baca juga: Blockchain Velas dan Solana, Dukung Ethereum Virtual Machine (EVM)

Dalam jangka panjang, target selanjutnya terlihat berada pada sekitar $38.38 atau Rp702.300 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

Melihat fundamental ini yang cukup baik akibat dapat menyelesaikan banyak masalah dalam blockchain, ketertarikan terhadap Solana kemungkinan besar akan terus meningkat.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.