Berita Industri · 6 min read

Solana Beri Isyarat Miliki Koneksi dengan Satoshi Nakamoto

Selasa, 27 Februari 2024
Bitcoin dan Solana
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Anatoly Yakovenko, CEO Solana, baru saja memposting tweet terbaru yang mengisyaratkan koneksi antara [SOL] Solana dan Satoshi Nakamoto. Unggahan itu terjadi usai situs yang berisi korespondensi surel antara Satoshi Nakamoto dan Martti Malmi yang membahas Bitcoin selama tahun-tahun awal ramai diperbincangkan.

“Satoshi juga menemukan Solana. Kali ini, dia hanya melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam menutupi jejaknya. Kebenaran berada di luar sana,” cuit Yakovenko.

Baca juga: 7 Fakta Bitcoin dari Sudut Pandang Satoshi Nakamoto

Pengembangan Solana Sesuai dengan Ide Satoshi?

Dalam cuitannya, Yakovenko juga menyoroti pernyataan Satoshi, yang sebelumnya dicatat oleh Mert, CEO Helius Labs, bahwa kecepatan bandwidth, harga, ruang disk, dan daya komputasi akan menjadi jauh lebih besar saat diperlukan. Menurut Yakovenko, ide-ide Satoshi itu sejalan dengan pengembangan blockchain Solana yang efisien dan skalabel.

Solana, yang diluncurkan pada tahun 2017, bertujuan untuk meningkatkan hasil transaksi dan mengurangi biaya dibandingkan pendahulunya seperti Bitcoin dan Ethereum.

Pengenalan mekanisme proof-of-history (PoH) yang unik, ditambah dengan protokol proof-of-stake (PoS), memungkinkan blockchain mencapai kecepatan dan skalabilitas yang luar biasa. Inovasi ini memungkinkan Solana memproses transaksi dengan biaya dan waktu yang lebih singkat tanpa bergantung pada lapisan tambahan atau teknik sharding untuk skalabilitas.

Selain itu, visi Satoshi mengenai kemajuan sumber daya komputasi sejalan dengan prinsip-prinsip yang mendasari arsitektur Solana. Terakhir, rencana Solana untuk menggunakan kemajuan teknologi masa depan juga sesuai dengan visi awal Satoshi untuk evolusi dan kemampuan beradaptasi mata uang digital.

Cuitan Yakovenko telah memicu beragam reaksi dalam komunitas kripto. Menurut beberapa orang, “Ini adalah pengakuan lucu atas prinsip-prinsip inti blockchain.” Di sisi lain visi Satoshi dianggap memengaruhi blockchain modern.

Secara keseluruhan, pengungkapan ini tidak hanya menunjukkan kemajuan Solana tetapi juga mendorong refleksi tentang bagaimana teknologi blockchain telah berevolusi.

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.