Smart Contract Cardano Tumbuh 300% di 2022

Nabiila Putri Caesari

29th November, 2022

Jumlah smart contract yang digunakan di jaringan Cardano ($ADA) telah tumbuh lebih dari 300% tahun ini.

Pada 26 November 2022, terdapat 3.791 smart contract yang berjalan di platform smart contract Plutus milik Cardano (ADA). Nilai tersebut mewakili pertumbuhan 300% dengan jumlah 2.844 smart contract pada 2022, di Januari 2022 smart contract di Cardano hanya berjumlah 947,  berdasarkan data Cardano Blockchain Insights.

Smart Contract Plutus milik Cardano. 

Lonjakan jumlah smart contract Cardano mengikuti peningkatan pengembangan jaringan tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan kegunaan fitur. Cardano mengklaim bahwa tim berfokus pada perluasan kapasitas script, the Plutus Debugger MVP, dan akan menyelesaikan peluncuran implementasi dukungan penuh Babbage di alat Plutus sebelum dirilis. 

Cardano juga baru-baru ini telah meluncurkan situs web sumber daya pengembang (Plutus DApp) untuk developer. Jadi sekarang, developer dapat mempelajari cara membuat aplikasi terdesentralisasi (DApps) menggunakan smart contract Plutus, sementara pemula dapat mempelajari tentang apa itu DApps. 

Mengingat kegiatan pengembangan jaringan yang sedang berlangsung, komunitas Cardano percaya bahwa adopsi yang diharapkan akan meningkatkan nilai ADA/USD.

Pasca Vasil Hard Fork Pertumbuhan Smart Contract Cardano Semakin Pesat

Jumlah smart contract milik Cardano telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah ADA secara resmi meluncurkan Vasil hard fork pada 22 September 2022. Salah satu fungsi Hard Fork ini untuk meningkatkan skalabilitas jaringan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Selain itu, terlepas dari kekhawatiran awal tentang dampak Vasil pada fungsionalitas, smart contract telah berkembang dalam cakupannya. Komunitas khawatir peningkatan tersebut akan mengganggu operasi smart contract. 

Pendiri Cardano, Charles Hoskinson memberikan keyakinan penuh bahwa tim developer telah memastikan bahwa smart contract kompatibel terhadap perubahan yang terjadi.

Selain smart contract, pengembangan onchain Cardano telah menjadi pusat peningkatan popularitas jaringan. Khususnya, dalam meningkatkan teknologi inti Cardano dan pertumbuhan wallet lace-nya. Secara keseluruhan, Cardano Foundation juga menguraikan rencananya untuk tahun 2023 dengan perkembangan, melansir dari Finbold.

Baca Juga: 383 Aset Kripto Legal di Indonesia, Apa Saja?

Nabiila Putri Caesari

Seorang perempuan yang gemar menulis sekaligus bercerita. Memiliki ketertarikan terhadap dunia ekonomi, travel, dan fotografi. Selalu antusias dan senang belajar dengan hal baru.

Seorang perempuan yang gemar menulis sekaligus bercerita. Memiliki ketertarikan terhadap dunia ekonomi, travel, dan fotografi. Selalu antusias dan senang belajar dengan hal baru.