Shiba Inu, Meme Token yang Bikin Kaya Mendadak

Anisa Giovanny

11th November, 2021

Istilah meme token nampaknya tidak bisa dijadikan lelucon semata, soalnya meme token pada kenyataannya bisa membuat orang kaya mendadak.

Contohnya adalah para pemilik token Shiba Inu yang sudah membeli token tersebut sebelum harganya naik fantastis.

Salah satunya adalah Rob, (bukan nama sebenarnya) yang meninggalkan pekerjaannya sebagai manajer gudang supermarket.

Ia membeli Shiba sebesar $8.000 ketika harganya kira-kira $0.0000001 dan memberinya alokasi 800 miliar token dan pada Mei ia berhasil mendapatkan $500.000.

Ia tidak menjual semua kepemilikan Shibanya dan berhasil mendapatkan $1 juta karena harga Shiba melonjak kembali di Oktober 2021,

Bukan hanya di luar negeri saja, trader asal Indonesia pun berhasil meraih pundi-pundi uang dari Shib. Ia adalah Aldo yang berhasil mendapatkan $2.000 dolar dari meroketnya harga Shiba, sebelumnya ia membeli Shiba dengan modal $10 saja.

Awalnya cuma iseng aja nyobain koin micin, taunya cuan dan bisa beli sepeda road bike, dapat $2.000 lumayan banget, itu pun sebelumnya sudah pernah saya tarik. Pas awal  beli dengan modal $10 saya dapat $2.000,” kata Aldo saat dihubungi oleh Tim Coinvestasi. 

Naik Lima Juta Persen

Token Shiba sendiri telah naik lebih dari 5.799.999.900%sejak Oktober 2020. Pemegang token yang yang melakukan pembelian serupa dengan Rob atau XX  ketika proyek itu terdaftar Agustus lalu sekarang menjadi miliarder dan paus whale baru di kripto.

Seperti yang diketahui, harga Shib reli pada 23 Oktober, dengan ATH di $0,000086 5 hari setelahnya.

Koin berlogo anjing Shiba ini pun telah membukukan keuntungan 195,5% dalam 30 hari terakhir, serta keuntungan tahunan 72.954.679,8%.

Dengan kenaikan yang mengesankan Shiba juga berhasil masuk ke top 10 crypto berdasarkan kapitalisasi pasar, sebelum akhirnya turun ke peringkat 11.

Anjing Shiba Inu
Anjing Shiba Inu

Tingkatkan Penjualan Shiba Sungguhan

Kenaikan token Shiba ini juga berdampak pada penjualan anjing Shiba Inu di dunia nyata, dilansir dari Bloomberg permintaan anjing Shiba meningkat di Amerika Serikat, salah satunya ada di peternakan kecil bernama Rodel Shibas di Aspers, Pa., yang mendapatkan permintaan anjing Shiba hingga tiga kali lipat.

Selain itu dilansir dari BBC, Deng deng anjing Shiba yang ditelantarkan pemiliknya di China, berhasil menjadi sorotan dalam lelang online karena terjual dengan harga 160.000 Yuan atau lebih dari Rp358 juta.

Penyebab Kenaikan Shiba

Penyebab kenaikan pesat Shiba Inu bulan ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah solidnya komunitas Shiba, munculnya petisi di Change.org agar Shiba listing di Robinhood.

Petisi ini telah diisi oleh 520.000 tanda tangan, hingga saat ini Shiba belum terdaftar di salah satu broker terbesar di AS itu, namun pihak Robinhood cukup terbuka dengan usulan tersebut.

 “Kami merasa sangat senang dengan koin yang saat ini kami daftarkan di platform kami dan setiap koin baru yang kami tambahkan, kami ingin merasakannya secara setara, jika tidak. lebih baik” kata  Chief Executive Officer Vladamir Tenev.

Bukan hanya di Robinhood saja, di bursa lokal Indodax, Shiba dengan pasangan USDT berhasil cetak volume mengesankan sekaligus tertinggi di bulan Oktober yakni $327 miliar, aset ini pun memiliki kenaikan 927% selama bulan Oktober.

Kenaikan Shiba yang luar biasa ini tidak heran membuat orang lain ikut Fomo, namun yang perlu jadi perhatian adalah apakah saat ini Shib masih layak untuk dibeli atau momentumnya sudah terlewat?

Shiba Inu mengalami penurunan 28% dari level tertinggi baru-baru ini di akhir Oktober. Penting untuk terlebih dahulu memahami mengapa harga Shiba Inu turun secara signifikan.

Pada awalnya,  penurunan hanya disebabkan oleh volatilitas yang masih dalam tahap wajar, mengingat naiknya cukup gila-gilaan. 

Namun, pada hari Kamis apa yang dimulai sebagai kemunduran run-of-the-mill berubah menjadi kecelakaan. Shiba Inu jatuh lebih dari 20% selama perdagangan intraday.

Di hari itu ada isu yang menyeruak bahwa bandar lah yang jadi penyebabnya, sebab Agustus lalu, seorang anonim membeli 70 triliun koin Shiba Inu seharga $8.000.

Koin-koin itu bernilai hampir $6 miliar jika mengacu pada harga tertinggi Shiba. Tetapi miliarder itu, memindahkan sebagian besar koin  ke empat alamat berbeda minggu lalu.

Dengan transaksi baru-baru ini yang dilakukan oleh miliarder Shiba Inu yang tidak dikenal, ada kekhawatiran bahwa sejumlah besar koin akan membanjiri pasar. Jika ini terjadi, pasti akan menyebabkan harga jatuh lebih besar.

Hal-hal yang Perlu dipertimbangkan

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli Shiba Inu mengingat aksi jual baru-baru ini. Yang terpenting, pahamilah bahwa nilai holding jika kamu membeli token ini, nasib kamu sebagian besar akan berada di tangan seseorang yang tidak kamu kenal.

Satu keputusan oleh miliarder misterius dapat mengakibatkan kamu kehilangan banyak uang.

Tapi bukan hanya satu orang ini yang memegang kekuasaan membuat kamu rugi,  masih ada kemungkinan lainnya, yakni pemilik token Shiba Inu lainnya yang menjual token karena panik , justru membuat Shiba semakin terpuruk.

Kendati demikian, Shiba Inu masih memiliki peluang untuk terus menggemparkan pasar, Soalnya di akhir tahun banyak ahli memprediksi bahwa pasr crypto akan bullish.

Saat ini Shiba inu juga telah bangkit sedikit demi sedikit, asal kamu membeli Shiba dengan bijak dan tentunya menggunakan uang dingin, mestinya kekhawatiran soal rugi bukan jadi masalah besar.

Perlu jadi perhatian semua aset crypto itu berisiko, keuntungan yang cepat bisa juga menghantarkan kamu ke kerugian yang parah. Karena itu harap riset dan lakukan manajemen risiko sebelum menaruh uang ke aset pilihan mu.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency