Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Sekarang Kuba Punya Bitcoin Exchange-nya Sendiri!

Wafa Hasnaghina     Monday, April 27 2020

Apa kesamaan Bitcoin dan Kuba? Sama-sama tangguh. Bagaimana tidak? Terlepas dari pemblokiran, embargo, dan sanksi keuangan yang telah menghantam negara pulau tersebut, rakyat Kuba berhasil membuktikan kemahiran mereka dalam mengatasi rintangan-rintangan tersebut. Salah satu yang dilakukan adalah mengatasinya dengan crypto.

Awal bulan ini, Mario Mazzola, pencipta dompet Bitcoin ultra-ringan Qbita, meluncurkan Qbita Exchange, sebuah pertukaran Bitcoin terdesentralisasi pertama dari jenisnya di Kuba.

Meskipun crypto sebenarnya tidak ilegal di Kuba, tetapi tidak ada kerangka kerja pada regulasi yang mengatur crypto ini. Terlebih lagi hal ini dikombinasikan dengan sanksi AS, layanan internet yang masih buruk, dan pembatasan lainnya membuat pertukaran crypto dan penyedia dompet terbesar dan terpenting di dunia biasanya mengindari Kuba sebagai cabang mereka. 

Qbita sebagai Platform Bitcoin Exchange

Alasan inilah yang membuat Mozzola mengambil aksi sendiri untuk mengembangkan ekosistem crypto all-in-one-nya yang bisa mengakses tidak hanya dompet Bitcoin tetapi juga platform pembayaran, dan sekarang pertukaran peer-to-peer.

Dilansir dari Decrypt, Mazzola mengatakan “Saya menciptakan Qbita Exchange karena saya selalu yakin di sini, di Kuba, Bitcoin adalah kebutuhan yang benar-benar nyata”. Sehingga, agar Kuba dapat mengejar bagian ketertinggalannya dari dunia lain, Kuba “membutuhkan alat untuk membeli, menjual, menggunakan, dan menyimpan Bitcoin dengan mudah dan aman. Dan Qbita ini menyelesaikan semua masalah tersebut,” klaim Mazzola.

Pengusaha crypto Italia-Kuba ini pertama kali meluncurkan dompet Qbita pada November 2019 lalu. Dompet ini dirancang untuk bekerja di mana saja di dunia, tetapi secara khusus dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan orang-orang Kuba yang kekurangan data. Instalasi dompet ini hanya membutuhkan sekitar 1MB ruang hard drive dan bandwidth yang relatif kecil.

Dompet ini sekarang mendukung platform perdagangan Bitcoin peer-to-peer bawaan, memungkinkan pengguna Kuba berdagang BTC dari dalam dompet mereka dengan cara yang aman, terdesentralisasi dengan kontrol penuh atas dana mereka.

Baca juga: Cryptocurrency Exchange Terpukul karena Adanya Regulasi Pajak

Qbita Berkembang menjadi Platform Perdagangan P2P

Mazzola berpendapat walaupun pertukaran P2P lainnya seperti Paxful dan LocalBitcoins memiliki layanan serupa, tetapi tidak ada yang benar-benar “baik” untuk Kuba.

“Tentu saja, ada platform lain di pasar. Contohnya Paxful dan LocalBitcoin, keduanya merupakan teladan bagi kami, tetapi masing-masing memiliki sedikit masalah di sini. Paxful secara aktif memblokir Kuba, sedangkan LocalBitcoins meminta Anda untuk melakukan KYC, dan karena masalah embargo, persyaratan hukum ini tidak membantu masyarakat, sehingga tidak benar-benar tersedia di Negara kami.”

Mazzola menunjuk opsi P2P lain di Kuba, seperti CubaCoin dan Fusyona, tetapi merasa mereka memiliki berbagai keterbatasan teknis.

Di lain sisi, Qbita, bekerja dengan membuat alamat multi-signature yang dikendalikan oleh pembeli, penjual, dan platform. Jika perdagangan berjalan dengan baik, baik pembeli dan penjual menandatangani transaksi, hal tersebut akan berjalan secara instan.

Jika ada hal yang tidak beres, para pihak mengirim bukti mereka ke Qbita dengan tandatangan pemilik yang sah, ketika proses tersebut telah selesai, nanti Qbita akan langsung melakukan transfer.

Mazzola juga menjelaskan, meskipun skeptisme di awal sangat tinggi, penerimaan dan popularitas dompet ini sebagai platform P2P telah meningkat pesat. “Sekita seminggi yang lalu, kami memiliki sekitar 850 unduhan terdaftar. Kami meluncurkan exchange ini dan sekarang sudah mencapai 1.100 unduhan. Kenaikan ini sekitar 30% dalam satu minggu.”

Seorang Pencipta Ekosistem Crypto

Pertumbuhan Qbita berasal dari mulut ke mulut. “Kami sama sekali tidak mempunyai iklan tentangnya.” 

Pengembangan Qbita saat ini sedang dalam proses pembangunan gateway pembayaran untuk bisnis yang ingin memulai menerima transaksi cryptocurrency-nya. Ide tersebut belum benar-benar dilakukan, karena e-commerce sendiri masih dalam masa pertumbuhan di Kuba.

Namun, pengiriman uang memiliki cerita lain. “Qbita adalah platform yang sempurna untuk memproses pengiriman uang, dan saya tidak mengatakan ini secara matematis. Jika kita membandingkan Qbita dengan Western Union, seorang Amerika Kuba mengirim misalnya 100 USD dari AS ke istrinya di Holguin dan nantinya dia akan menerima sekitar 95 CUC (Cuban Covertible Pesos).” 

Jika dalam pengiriman uang tersebut dilakukan dalam bentuk Bitcoin dan penerima menjualnya pada saat kedatangan, orang itu akan memndapatkan keuntungan bersih dari transaksi tersebut. Alasanya adalah karena bitcoin memiliki nilai dengan harga premium di Kuba.

Terlepas dari masa-masa sulit ini di sebagian besar dunia, Mazzola optimis akan masa depan Kuba dan Crypto. “Saya pikir di masa depan kita akan melihat lebih sedikit orang yang datang untuk bertransaksi dengan crypto dengan alasan untuk mendapatkan uang dengan mudah. Berbeda dengan hal tersebut, kami melihat akan ada banyak orang yang menggunakan Bitcoin untuk tujuan sebenarnya, yaitu kebebasan dalam mengirim dan memindahkan uang dan memiliki kontrol penuh atas dana atau uang yang Anda miliki.”

Sumber