SEC Akhirnya Beri Izin Bitcoin Futures Di Bulan Oktober!

Rossetti Syarief

22nd September, 2021

Komisi Sekuritas dan Pertukaran AS (SEC) telah memberi lampu hijau kepada reksa dana Bitcoin pada awal Oktober tahun ini.

Statement ini diungkap oleh Mike McGlone dari Bloomberg. Ia juga memprediksi jika harga reksa dana Bitcoin nantinya akan sentuh harga $100.000 per koinnya pada akhir tahun.

McGlone menambahkan, cryptocurrency kini sedang dalam perjalanan untuk menggantikan emas, sama halnya dengan bagaimana mobil berhasil menggantikan kuda sebagai alat transportasi masa kini.

Reksa Dana Bitcoin Futures Segera Hadir?

Pembahasan “Apakah regulator SEC akan menyetujui reksa dana Bitcoin?” Telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sudah banyak proposal yang Amerika Serikat serahkan kepada SEC, namun tidak ada satupun yang disetujui. 

Padahal disaat yang sama, Kanada, di antara negara-negara lain, sudah memiliki produk seperti itu secara langsung.

Akibatnya, tetangga utara Amerika Serikat tersebut memilih menarik investor, seperti ARK Invest milik Cathie Wood yang menginginkan eksposur ke reksa dana Bitcoin.

Dengan begitu, SEC akan terdorong untuk menyetujui dana yang diperdagangkan di bursa lalu melacak kinerja Bitcoin, meskipun itu berjangka.

Inilah yang membuat sang ahli strategi Bloomberg yakin untuk memberi pernyataan jika Bitcoin juga akan mendapat lampu hijau untuk meroket hingga $100.000 pada akhir tahun.

Dan sebelumnya pada bulan September, Fidelity Investments, sebuah perusahaan yang telah mengajukan beberapa aplikasi ke SEC untuk memiliki BTC ETF sendiri, telah mendesak regulator untuk menyetujui produk semacam itu.

‘Pemaksaan’ itu bertujuan untuk meningkatkan legitimasi aset di antara investor tertentu.

Bitcoin Vs. Emas

Perdebatan lain yang dibahas secara luas di dalam atau di luar industri cryptocurrency adalah duel antara emas yang dianggap sebagai penyimpan aset nilai terbaik selama berabad-abad.

Dan saingannya Bitcoin yang sering dianggap oleh beberapa orang sebagai versi digital dan lebih baik dari logam untuk diinvestasikan.

McGlone bergabung dengan kamp BTC, menunjukkan bahwa departemen penelitian Bloomberg telah mengamati arus keluar dana terkait emas yang substansial dengan eksposur ke Bitcoin.

oleh karena itu McGlone lebih menyarankan investor yang sudah memiliki eksposur terhadap obligasi dan emas untuk mengambil sebagian kecil dari alokasi mereka dan memasukkannya ke dalam Bitcoin. 

Jika tidak, kemungkinan mereka berisiko “ditinggalkan” dari keuntungan signifikan, karena Bitcoin dan mata uang crypto lainnya sedang naik-naiknya sekarang dan dipastikan akan terus berkembang.

McGlone juga menguraikan satu perbedaan utama antara dua aset tersebut. Yaitu crypto bekerja secara digital, sedangkan emas tidak. 

Di dunia yang bermigrasi dengan cepat ke ruang online seperti sekarang, fitur penting yang pada akhirnya akan membantu Bitcoin untuk berhasil.

“Saya takut orang-orang yang terus mengagungkan bagaimana emas telah menjadi lindung nilai selamanya. Saya setuju dengan itu. Tapi ingatlah jika mobil berhasil menggantikan kuda sebagai bentuk transformasi terbaik. Setiap hari bitcoin tidak gagal, itu bergerak ke ruang emas.”

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik