Berita Bitcoin · 7 min read

Riset Tunjukkan Permintaan Bitcoin Naik Signifikan

Menurut hasil riset CryptoQuant, permintaan bulanan Bitcoin telah melonjak dari 40.000 BTC pada awal tahun menjadi 213.000 BTC.


ETF Bitcoin spot di AS secara signifikan berkontribusi pada lonjakan permintaan untuk BTC. Perusahaan penerbit ETF kecuali Grayscale telah menunjukkan saldo BTC yang melonjak secara signifikan. Dari tanggal 25 Februari hingga 17 Maret 2024, saldo mereka meningkat dari 117.000 BTC menjadi 185.000 BTC.

Tren ini mencerminkan peran penting yang dimainkan oleh investasi institusional melalui spot ETF dalam memperbesar permintaan Bitcoin.

bitcoin whales
Gambar: Grafik jumlah kepemilikan BTC oleh whales. Sumber: CryptoQuant

Selain itu, minat terhadap Bitcoin di kalangan whales juga mengalami peningkatan pesat. Pertumbuhan dalam total saldo whales Bitcoin (wallet yang memegang antara 1.000 hingga 10.000 BTC), telah mencapai rekor tertinggi sebesar 1,57 juta BTC, menandai peningkatan yang signifikan dari 874.000 BTC pada awal 2024.

Di sisi lain, likuiditas jual Bitcoin sedang mengalami tren penurunan. Jumlah total Bitcoin yang likuid (siap jual) telah menyusut menjadi 2,7 juta BTC. Ini adalah penurunan tajam dari rekor tertinggi sebesar 3,5 juta BTC pada Maret 2020.

Baca juga: 5 Perbedaan Halving Bitcoin 2024 yang Perlu Kamu Tahu

Likuiditas Jual Hanya Cukup untuk 12 Bulan

Ketidakseimbangan antara permintaan rekor tertinggi dan likuiditas jual yang menurun telah menyebabkan titik terendah sejarah dalam likuiditas Bitcoin. Perkiraan menunjukkan bahwa likuiditas jual saat ini hanya dapat memenuhi permintaan yang meningkat selama 12 bulan ke depan.

“Permintaan Bitcoin yang mencapai rekor bersama dengan likuiditas jual yang menurun telah mengakibatkan likuiditas Bitcoin merosot ke yang terendah sepanjang masa. Hal ini akan mendukung kenaikan harga,” tulis para analis di CryptoQuant.

Faktor-faktor ini menandakan masa depan bullish pada harga Bitcoin, namun tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya koreksi harga. CEO CryptoQuant, Ki Young Ju menambahkan bahwa “dalam kondisi seperti ini, koreksi harga tetap masih mungkin terjadi, melibatkan penurunan maksimal sekitar 30%, dengan penurunan harga maksimal ke kisaran US$51.000.”

Baca juga: Harga Bitcoin ke US$70 Ribu, Pasokan BTC di Exchange Menyusut

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.