Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Ripple Turun 2% Meski Ada Pengumuman Besar XRP, Bitcoin Menunjukkan Volume Rendah

Coinvestasi     Thursday, October 4 2018

Sejak akhir September, volume rendah Bitcoin telah menjadi isu bagi pasar exchange mata uang kripto. Meski BTC diharapkan untuk break out dari resistance level di $6800 dan $7000, rendahnya volume BTC menghalanginya dari merekam gerakan besar pada sisi atas.

Pada 2 Oktober, Ripple Labs mengumumkan tiga kerja sama dengan bank besar, termasuk perbankan besar raksasa senilai $80 juta, Banco Santander. One Pay FX, sebuah platform yang dijalankan oleh Banco Santander, menjadi aplikasi mobile untuk pembayaran cross-border pertama didukung oleh RippleNet. Setelah pengumuman tersebut, harga XRP turun sekitar 3 persen. Sejak saat itu harga XRP mulai membaik secara perlahan, meminimalkan kerugiannya hingga 1 persen.

chart XRP tradingview 2 oktober 2018

 

Baca juga artikel ini: Jenis Altcoin, Mata Uang Digital yang Menjanjikan

 

Pasar yang Cukup Stagnan

Mayoritas investor dalam pasar cryptocurrency mengharapkan harga XRP untuk memulai reli jangka pendek yang besar, seperti yang sudah terjadi seminggu kebelakang. Namun, kerja sama terbesar yang dimiliki Ripple dengan Banco Santander di tahun 2018 hampir tidak memiliki dampak pada pergerakan harga XRP.

Perjuangan harga XRP untuk rebound menuju harga tertinggi tahunannya mengikuti reli 150 persen yang menakjubkan pada akhir September bisa dikaitkan dengan dua faktor: penurunan dalam volume pasar crypto dan kondisi overbought Ripple yang didorong oleh kenaikan harga tiga kali lipat sejak awal September.

Di samping usaha Bitcoin untuk uji resistance level $6800 pada 28 September, mata uang kripto yang dominan ini tetap stabil di kisaran $6500 lebih dari seminggu. Stabilitas harga Bitcoin ini membuat para analis teknikal untuk memprediksi breakout jangka pendek.

Namun, untuk BTC bisa memulai reli jangka pendek, volumenya harus melengkapi indikator teknis positif yang telah ditunjukkan selama 7 hari terakhir.

Volume Bitcoin bertahan di angka yang relatif rendah sekitar $4 Milyar, turun hingga lebih dari 30% sejak pertengahan September. Pada Coincap volume perdagangan harian Bitcoin diperkirakan sekitar $2,6 Miliar. Sekarang ini para analis teknis menunggu BTC untuk terlibat dalam gerakan nyata balik sisi bawah maupun sisi atas. Beberapa menunggu BTC untuk close harga di akhir pekan untuk mengonfirmasi arah gerak BTC dalam waktu dekat ini.

Lebih Baik Memperhatikan

Dalam masa yang stabil seperti ini, lebih sedikit resikonya untuk memerhatikan pasar saja dan menunggu mata uang kripto besar untuk menunjukkan tanda-tanda breakout, terutama bagi investor perorangan yang trading dalam cryptocurrency dengan volume kecil seperti token.

Sangat mungkin bagi pasar krpto untuk memulai reli dalam beberapa hari ke depan bila Bitcoin bisa retest resistance level $6800 dalam 24 sampai 48 jam ke depan, yang kelihatannya tidak mungkin bila dilihat dari volumenya yang rendah. Namun, volume BTC bisa mengalami lonjakan besar dalam waktu singkat sehingga potensi breakout tidak dapat dikesampingkan.

Sumber: ccn.com