Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Remote Jarak Jauh Mobil Tesla Diterbitkan di Chainlink Market

febrian surya     Monday, October 19 2020

Perangkat lunak adoptor eksternal, yang memungkinkan mengakses mobil Tesla dari jarak jauh diterbitkan di Chainlink Market. Chainlink Market adalah sebuah mesin pencarian untuk Chainlink node, adaptor, dan sumber data.

Berkat perangkat adoptor yang dikembangkan ini, pemilik mobil Tesla akan dapat mengakses kendaraan mereka dari jarak jauh. Adaptor ini diciptakan oleh Harry Papacharissiou, seorang pengembang blockchain, menggunakan interface pengguna yang kaya fitur yang dikembangkan oleh Tesla.

Adoptor milik Tesla ini diberi nama “Link My Ride” sangat canggih seperti yang diungkapkan oleh pengembangnya. Dengan adaptor Link My Ride, pemilik mobil Tesla bisa melakukan otentikasi (keaslian dari pemilik mobil tersebut), mengunci dan membuka kunci kendaraan atau dapat menekan klakson mobil.

Adoptor Link My Ride terintegrasi dengan token contract dengan menggunakan token ERC-677 untuk menghubungkan ke perangkat keras. Dalam hal ini, infrastruktur Chainlink oracle digunakan dalam perangkat lunak untuk mempercepat operasi yang dilakukan dengan adoptor.

Saat ini, mobil Tesla sudah memiliki adoptor internal namun bisa ditambahkan sesuai dengan utilitas pengguna nantinya bila adoptor eksternal telah dikembangkan.

Gegara perangkat lunak yang dikembangkan oleh API Tesla, bukan hanya adoptor Link My Ride saja. Melainkan, ada pula produk lainnya yang dikembangkan seperti Powerwall, sebuah baterai litihium-ion yang bisa diisi ulang dan dapat diakses secara jarak jauh.

Fitur Persewaan Mobil Terdesentralisasi Bisa Hadir Juga

Pengembangan perangkat lunak ini akan diekspolorasi lebih lanjut oleh Harry Papacharissiou, ia mengatakan bahwa ada 20 API lagi yang akan masuk ke node. Salah satunya adalah ide atau inovasi mengembangkan fitur persewaan mobil terdesentralisasi. Harry mengatakan bahwa metode persewaan mobil saat ini mencegah pemilik kendaraan untuk menabung hingga 30%, lantaran orang menyewa mobil karena dari merek mobil yang mereka gunakan. Namun, dengan fitur persewaan mobil terdesentralisasi. Pendapatan dari mobil yang mereka sewa tetap akan menjadi milik mereka.

Tentunya fitur baru ini semakin menambah kece tampilan dari mobil Tesla, di mana pada beberapa waktu bos Tesla mengungkapkan di acara Battery Day, bahwa mobil listrik buatannya akan dijual senilai mobil Innova  atau setara Rp 370 juta.

Sumber