Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 7 min read
Perangkat lunak adoptor eksternal, yang memungkinkan mengakses mobil Tesla dari jarak jauh diterbitkan di Chainlink Market. Chainlink Market adalah sebuah mesin pencarian untuk Chainlink node, adaptor, dan sumber data.
Berkat perangkat adoptor yang dikembangkan ini, pemilik mobil Tesla akan dapat mengakses kendaraan mereka dari jarak jauh. Adaptor ini diciptakan oleh Harry Papacharissiou, seorang pengembang blockchain, menggunakan interface pengguna yang kaya fitur yang dikembangkan oleh Tesla.
Adoptor milik Tesla ini diberi nama “Link My Ride” sangat canggih seperti yang diungkapkan oleh pengembangnya. Dengan adaptor Link My Ride, pemilik mobil Tesla bisa melakukan otentikasi (keaslian dari pemilik mobil tersebut), mengunci dan membuka kunci kendaraan atau dapat menekan klakson mobil.
Adoptor Link My Ride terintegrasi dengan token contract dengan menggunakan token ERC-677 untuk menghubungkan ke perangkat keras. Dalam hal ini, infrastruktur Chainlink oracle digunakan dalam perangkat lunak untuk mempercepat operasi yang dilakukan dengan adoptor.
Saat ini, mobil Tesla sudah memiliki adoptor internal namun bisa ditambahkan sesuai dengan utilitas pengguna nantinya bila adoptor eksternal telah dikembangkan.
Gegara perangkat lunak yang dikembangkan oleh API Tesla, bukan hanya adoptor Link My Ride saja. Melainkan, ada pula produk lainnya yang dikembangkan seperti Powerwall, sebuah baterai litihium-ion yang bisa diisi ulang dan dapat diakses secara jarak jauh.
Fitur Persewaan Mobil Terdesentralisasi Bisa Hadir Juga
Pengembangan perangkat lunak ini akan diekspolorasi lebih lanjut oleh Harry Papacharissiou, ia mengatakan bahwa ada 20 API lagi yang akan masuk ke node. Salah satunya adalah ide atau inovasi mengembangkan fitur persewaan mobil terdesentralisasi. Harry mengatakan bahwa metode persewaan mobil saat ini mencegah pemilik kendaraan untuk menabung hingga 30%, lantaran orang menyewa mobil karena dari merek mobil yang mereka gunakan. Namun, dengan fitur persewaan mobil terdesentralisasi. Pendapatan dari mobil yang mereka sewa tetap akan menjadi milik mereka.
Tentunya fitur baru ini semakin menambah kece tampilan dari mobil Tesla, di mana pada beberapa waktu bos Tesla mengungkapkan di acara Battery Day, bahwa mobil listrik buatannya akan dijual senilai mobil Innova atau setara Rp 370 juta.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.