Regulator Swiss Keluarkan Lisensi Fintcech Untuk Blockchain & Crypto

Felita Setiawan

5th May, 2021

Swiss Financial Market Supervisory Authority (FINMA) telah menerbitkan lisensi untuk FinTech yang akan mulai efektif pada 1 Januari 2019 mendatang. Izin tersebut bertujuan untuk mempromosikan inovasi, termasuk cryptocurrency dan distributed ledger technology (DLT), dengan mengurangi beberapa aturan yang ada. Hal ini memungkinkan proyek-proyek FinTech untuk meningkatkan modal luar hingga 100 juta franc Swiss ($100 juta) dengan persyaratan peraturan yang lebih ringan dibandingkan dengan industri perbankan. Namun, perusahaan harus menggunakan uang hanya untuk pengembangan ide-ide mereka, FINMA mengungkapkan hal itu pada hari Senin lalu.

Target Lisensi

Lisensi hanya menargetkan inisiatif FinTech yang berada dalam lingkup Pasal 1b Undang-undang Perbankan Federal Swiss, yang mencantumkan “manajer aset, notaris, dan agen bisnis yang hanya mengelola dana pelanggan mereka dan yang tidak terlibat dalam bisnis perbankan reguler.”

Baca Juga: SwissPost dan SwissCom Membangun Platform Blockchain

“Lisensi FinTech memungkinkan institusi untuk menerima setoran publik hingga CHF 100 juta, dengan ketentuan bahwa ini tidak diinvestasikan dan tidak ada bunga yang dibayarkan kepada mereka. Persyaratan lebih lanjut adalah bahwa lembaga dengan lisensi FinTech harus memiliki kantor izin yang terdaftar dan melakukan kegiatan bisnisnya di Swiss.” jelas regulator.

FINMA juga memberikan Setiap proyek yang akan dijalankan kedepannya, harus memberikan informasi dengan jelas siapa pemegang saham mereka, termasuk semua investor yang memiliki 5% bunga langsung ataupun tidak langsung.

FINMA juga menetapkan beberapa persyaratan yang harus diperhatikan dengan jelas, seperti setiap proyek-proyek yang dijalankan harus mengungkapkan struktur pemegang saham mereka, termasuk semua investor dengan lebih dari 5% dari bunga langsung atau tidak langsung. Mereka juga harus memberikan informasi tentang dewan eksekutif dan siapa saja badan pengurus terkait, termasuk dokumen-dokumen tentang informasi hukum baik yang sudah diselesaikan maupun belum, juga apakah ada catatan kriminalnya. Perusahaan FinTech juga berkewajiban untuk mengajukan rencana bisnis tiga tahun dengan neraca dan laporan laba rugi, serta skenario optimis, realistis, dan pesimis. Selain memberikan atau menolak lisensi baru, FINMA juga akan mengawasi proyek dan dapat menjatuhkan sanksi jika terindikasi adanya terjadi pelanggaran peraturan. Swiss sangat proaktif dalam proyekcrypto dan blockchain ini

 

Felita Setiawan

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.