PwC Prediksi 80% Bank Sentral Akan Luncurkan Mata Uang Digital

Rossetti Syarief

5th April, 2022

Menurut analis dari firma akuntansi PwC, sebagian besar bank sentral sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan mata uang digital (CBDC). Persentasenya bahkan sangat tinggi, lebih dari 80%.

“CBDC akan memfasilitasi pembayaran cross-chain yang lebih efektif dengan biaya rendah. Kami berharap CBDC akan sangat menguntungkan ekonomi dari semua yurisdiksi yang relevan.” ungkap mereka.

Isi Laporan PwC Terbaru

Laporan yang dirilis PwC baru-baru ini merupakan laporan pertama yang memasukkan gambaran stablecoin dalam indeks CBDC tahunan. Mereka mencatat bahwa token yang dikeluarkan secara pribadi akan terus berkembang dan ada bersama CBDC.

Stablecoin mencapai kapitalisasi pasar setinggi $190 miliar pada awal 2022, dan akan terus tumbuh karena token menawarkan banyak manfaat yang sama seperti CBDC; tanpa pengawasan yang datang dengan mata uang yang dikeluarkan pemerintah.

Transparansi seputar aset cadangan terutama untuk stablecoin yang didukung dengan mata uang fiat, juga akan menjadi perhatian utama karena aset-aset digital kini terus tumbuh dengan regulasi yang kian ketat.

“Peran stablecoin di pasar crypto telah dan akan terus berkembang seiring dengan meningkatnya adopsi crypto, memaksa peran stablecoin yang lebih menonjol di seluruh ekosistem keuangan yang lebih besar,” Matt Blumenfeld, direktur dan spesialis aset digital di PwC mengatakan.

Sementara proyek mata uang digital bank sentral menurut analis PwC kini telah mencapai tingkat perencanaan yang matang di sebagian negara. Sebut saja China yang telah menjadi ekonomi besar pertama yang mengujicobakan yuan digital pada 2020 silam. 

Baca Juga: Bank of China: Yuan Digital Tidak Akan Menyebabkan Inflasi

Ada pula The Sand Dollar yang dikeluarkan Bank Sentral Bahama sebagai alat pembayaran yang sah pada Oktober 2020. Tak mau kalah, Bank sentral Nigeria juga meluncurkan CBDC pertama mereka di Afrika diikuti eNaira tak lama setelah itu.

Proyek-proyek top lainnya adalah upaya yang sedang direncakan Kanada, Singapura, hingga Prancis.

Dengan antusias yang tinggi, analis PwC menyebut mata uang digital bank sentral kini telah menjadi proyek yang cukup dipertimbangkan dengan lebih dari 80% bank sentral yang akui ketertarikannya.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.