Coinfest Asia · 6 min read

Proyek RWA Mantra Bersiap Rilis Mainnet

Jumat, 06 September 2024
Mantra
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Mantra, yang telah berada di industri kripto selama empat tahun, terus berinovasi dengan fokus pada solusi Real World Assets (RWA).

Dalam wawancara eksklusif Coinvestasi di acara Coinfest Asia 2024, John Patrick Mullin, CEO dan co-founder Mantra, berbagi pandangannya tentang perjalanan Mantra, pentingnya RWA dalam blockchain, serta tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi aset dunia nyata ke dalam ekosistem kripto.

Evolusi Mantra dari DeFi ke Real World Assets

John menjelaskan bahwa Mantra telah mengalami evolusi yang signifikan sejak diluncurkan di tengah DeFi summer tahun 2020.

“Awalnya, kami terinspirasi untuk menciptakan produk-produk keuangan yang dapat diakses secara permissionless,” ujar John.

Namun, seiring berjalannya waktu, Mantra mulai melihat kebutuhan untuk menggabungkan dunia on-chain dengan sektor yang diatur secara ketat, seperti tokenisasi aset dunia nyata.

Meskipun beberapa orang melihat ini sebagai pivot, John menekankan bahwa ini lebih merupakan evolusi alami dari apa yang telah mereka bangun sejak awal.

“Kami percaya bahwa RWA membutuhkan solusi layer satu yang dirancang khusus untuk mengatasi banyak masalah yang ada, seperti compliance, distribusi, dan likuiditas,” tambahnya.

Baca juga: Mantra Chain, Blockchain Inovatif untuk Tokenisasi Aset Dunia Nyata

Tantangan Adopsi Real World Assets

Mengintegrasikan RWA ke dalam ekosistem blockchain tidak tanpa tantangan. John mengidentifikasi beberapa hambatan utama, termasuk masalah regulasi, likuiditas, dan kesesuaian produk dengan investor.

“RWA cenderung menjadi aset yang sangat diatur, dan setiap negara memiliki regulasi yang berbeda, yang menambah kompleksitasnya,” jelas John.

Likuiditas dan distribusi juga menjadi perhatian utama. Bagaimana cara mendistribusikan dan membawa likuiditas ke produk on-chain ini? Selain itu, memastikan bahwa produk RWA menarik bagi investor kripto juga menjadi tantangan tersendiri.

“Menggabungkan semua ini dengan risiko teknologi dan kekhawatiran teknologi juga menjadi tantangan yang terus kami hadapi,” kata John.

Peluncuran Mainnet

John juga berbagi mengenai pencapaian besar yang akan datang, yaitu peluncuran mainnet Mantra.

“Peluncuran mainnet akan segera tiba, dan kami memiliki beberapa kemitraan RWA yang sangat menarik yang akan diumumkan bersamaan dengan itu,” ungkapnya dengan antusias.

Mantra baru-baru ini mengumumkan kesepakatan tokenisasi real estate senilai US$500 juta, namun John menyatakan bahwa masih ada kesepakatan yang lebih besar yang sedang dipersiapkan.

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.