Protokol DeFi Terbaru, KIMCHI Kunci $500 Juta Hanya dalam Beberapa Jam

Wafa Hasnaghina

2nd September, 2020

Protokol DeFi terbaru bernama KIMCHI yang baru saja diluncurkan, telah mengunci nilai sebesar $500 juta di dalam protokolnya hanya dalam beberapa jam setelah peluncurannya. Namun, nilai tersebut turun ke $150 juta setelahnya.

Pertumbuhan ini mengingatkan pada proyek DeFi sebelumnya bernama Yam Finance, lataran nilainya melonjak naik hingga $150 hanya dalam beberapa hari setelah peluncurannya. Namun, setelah itu nilainya turun hingga akhirnya menjadi $0 atau tidak bernilai setelah ditemukan bug pada smart contract-nya.

Baca juga: Kunci $400 Juta Dalam Protokol, YAM Finance Temukan Bug di Smart Contract

Protokol KIMCHI Menyemarakkan Pasar DeFi

Token KIMCHI merupakan fork dari token Yuno dan Sushi, yang juga merupakan fork dari Uniswap. 

KIMCHI sendiri terbilang baru untuk memastikan lebih lanjut terkait dengan induk SUSHI. Sushiswap mengeluarkan token induk SUSHI. Guna token tersebut adalah sebagai insentif kepada orang-orang yang memasukan likuiditasnya ke platform. 

Platform ini memberikan potongan biaya trading kepada pengguna yang mengunci token mereka ke dalam smart contract. Tentunya dana ini tidak bisa digunakan untuk jangka waktu tertentu seperti proses pada protokol lain.

KIMCHI juga tampak memungkinkan pengguna untuk menanamkan aset seperti ETH, SUSHI, TEND, USDT, atau Uniswap. Setelah melakukan penanaman aset pada platform biasanya pengguna akan mendapatkan bunga. Kapitalisasi pasar token KIMCHI saat ini berada di kisaran $44 juta sejak kemarin.

Akhir pekan lalu, Total Value Locked di DeFi sudah mencapai $8 miliar. Hal ini mengindikasikan minat yang sangat besar dari orang-orang yang ingin mendapatkan hasil besar dari aset crypto mereka. Terlebih, dengan kemunculan KIMCHI, orang-orang tersebut rela memasukan asetnya walaupun token-token tersebut masih terkesan prematur. 

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini