Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Presiden Venezuela Perintahkan Maskapai Penerbangan Gunakan Petro

anisa giovanny     Friday, January 17 2020

Presiden Venezuela Nicolas Maduro  menyatakan bahwa semua penerbangan ke luar negeri  dari Venezuela harus menggunakan mata uang kripto petro untuk membayar bahan bakar pesawat.

Dalam pidato tahunannya kepada Majelis Konstituante Venezuela. Maduro mengumumkan perusahaan minyak milik negara, PDVSA, hanya akan menerima petro untuk bahan bakar yang dijual ke perusahaan penerbangan.

“Saya memutuskan penjualan semua bahan bakar yang dijual oleh PDVSA untuk pesawat yang mengoperasikan rute internasional menerima petros mulai sekarang,” katanya seperti dilansir dari Coindesk.

Baca juga : Bank di Venezuela Akan Menggunakan Cryptocurrency

Aturan Masih Belum Jelas

Masih belum pasti apakah aturan baru ini akan berlaku secara eksklusif untuk Bandara Internasional Simón Bolívar, atau apakah maskapai yang terbang dari bandara lain di negara itu juga harus menggnakan petro untuk membayar bahan bakar . Demikian pula, belum jelas apakah aturan hanya akan berlaku untuk maskapai penerbangan Venezuela atau termasuk maskapai internasional.

Airlines akan dapat membeli bahan bakar menggunakan PetroCard yang dapat mengkonversi mata uang internasional, termasuk dolar AS, menjadi petro untuk pembayaran.

Dalam pidatonya, Presiden Venezuela ini juga menyatakan bahwa otoritas pemerintah hanya akan menerima petro sebagai biaya bagi layanan dokumen, termasuk aplikasi paspor.

Petro, Cryptocurrency Populer di Venezuela

Cryptocurrency sangat populer di Venezuela yang telah mengalami hiperinflasi selama bertahun-tahun dan membuat mata uang fiatnya yakni Bolivar jadi tidak berharga.  

Didukung oleh cadangan minyak yang besar, pemerintah mengenalkan uang Petro pada 2018. Pemerintah Venezuela berharap jika mata uang tersebut bisa menjadi alat pembayaran baru yang digunakan secara massal. Sehingga dapat membantu bisnis melewati sanksi yang diberlakukan Amerika Serikat.

Namun Pemerintah Venezuela saat ini masih berjuang untuk mendorong adopsi cryptocurrency. Pada November  baru ada 400 bisnis yang menerima petro, kemudian di bulan Desember pemerintah telah menawarkan kepada pekerja sektor publik, pensiunan dan tentara bonus senilai $30 untuk digunakan mendaftar ke dompet cryptocurrency yang didukung negara dan platform pembayaran PetroApp.

Maduro sebelumnya telah memerintahkan PDVSA untuk mengubah persentase penjualan dan pembeliannya ke petro pada awal 2018. Selama pidato hari Selasa  lalu, presiden memerintahkan perusahaan tersebut untuk segera menjual 4,5 juta barel minyak dengan menerima imbalan berupa cryptocurrency.

Sumber