Polisi Kanada Investigasi Terkait Kasus Penipuan Bitcoin

Wafa Hasnaghina

21st June, 2020

Royal Canadian Mounted Police, atau RCMP, sedang menyelidiki dua penipuan Bitcoin (BTC) di Strathcona County Alberta, Kanada. Modus penipuan ini diduga dengan menyamar sebagai otoritas kepolisian setempat dalam memeras korban mereka.

Dilansir dari The Sherwood Park News pada 16 Juni 2020 lalu, salah satu korban menerima telepon dari seseorang yang mengaku berasal dari Canada Revenue Agency, atau CRA. Korban lainnya mengatakan penipu menyatakan dirinya adalah seorang perwira RCMP.

Menyetorkan Uang ke Mesin Bitcoin

Laporan otoritas menyatakan kedua penduduk tak dikenal di wilayah Alberta diminta untuk menarik uang tunai dari bank dan kemudian menyerahkannya ke mesin Bitcoin di sana. Mereka diberi tahu jika dana ini tidak dibayarkan, para penipu yang mengaku polisi ini akan menangkap mereka.

Korban yang dihubungi oleh perwakilan CRA palsu kehilangan hampir 12.000 CAD ($ 8.836) karena penipuan ini.

Petugas RCMP palsu ini memberitahu korban lain bahwa nomor asuransinya telah diketahui dan menyatakan bahwa ada keterkaitan dengan beberapa tuduhan penipuan. Kemudian, para penipu tersebut meminta korbannya untuk menarik uang dari bank dan kemudian, seperti dalam kasus lain, menyerahkan uang tersebut ke sebuah kios Bitcoin.

Baca juga: Buronan FBI Penipuan Bitcoin, Russ Medlin, Dibekuk Atas Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur

Jumlah Total yang Hilang Dalam Penipuan Bitcoin Ini

RCMP menyatakan kerugian yang dialami korban-korban penipuan tersebut berjumlah lebih dari 21.000 CAD ($ 15.460). Kepolisian setempat memperingatkan masyarakat untuk segera menghubungi RCMP jika mereka mengalami upaya pemerasan yang tampak mencurigakan. Mereka juga mengatakan agar warga segera mengakses situs web resmi Pusat Anti-Fraud Kanada untuk informasi-informasi selanjutnya.

Chantelle Kelly, petugas RCMP Strathcona County, berkomentar:

“Tidak mungkin polisi menghubungi individu mana pun untuk meminta Bitcoin. Penipu ini biasanya menghubungi ratusan orang dengan harapan seseorang akan mengirimi mereka uang. ”

Pada 2 Mei lalu, dilansir dari Cointelegraph melaporkan serangkaian email penipuan yang dikirim dari Jepang. Email tersebut meminta orang-orang untuk menyumbangkan BTC ke organisasi Olimpiade di Tokyo.