Platform Ethereum Membantu Meningkatkan Industri Tiket

By febrian surya     Friday, September 27 2019

Perusahaan yang berbasis di London, Aventus Systems, pengembang platform Ethereum tiket acara berbasis Blockchain yang memiliki misi dan tujuan untuk menghilangkan penipuan, merilis protokol Blockchain baru yang diberi nama Aventus Classic.

Dimana Aventus Classic ini diharapkan dapat membantu industri ticketing dan menciptakan keadilan dan transparansi dengan berbagai pihak yang terlibat di industri ini.

Pengembang Aventus Network, mengatakan bahwa protokol Blockchain Aventus Classic merupakan protokol platform tiket open-source terdesentralisasi yang berjalan di dalam platform Ethereum, yang tentu saja bisa dimanfaatkan oleh publik secara luas.

Protokol tiket ini memang dirancang untuk digunakan dan dimanfaatkan oleh bisnis tiket acara dalam skala yang besar.

Dimana ini menjadi project Aventus Classic ini menjadi project pertama yang bisa dikembangkan oleh siapa saja yang memanfaatkan kode sumber dan tidak akan dikembangkan lagi oleh mitra resmi Aventus Protocol Foundation.

Peluncuran Aventus Classic bersamaan dengan pengumuman kompetisi Blockchain yang berhadiah $15.000 dalam bentuk ETH, dimana kompetisi Blockchain yang berpartisipasi telah diatur melalui The Satoshi Award, proyek-proyek Blockchain yang sudah berkontribusi  dalam bidang kemanusiaan.

Dalam kompetisi Blockchain berhadiah $15.000 dalam bentuk ETH, para pengembang Blockchain nantinya akan membuat sistem aktif untuk tiket pada Blockchain. Yang mana, pemenang dari kompetisi ini nantinya akan diperlihatkan di The Satoshi Awards 2020.

Pendiri CEO The Satoshi Awards, Steve Elis, mengungkapkan menanti kerja sama Aventus dan terlibat dengan komunitas open-source untuk lebih mengembangkan sistem tiket.

Steve Elis juga mengungkapkan bahwa dia pun bingung bagaimana cara membuat sistem tiket menjadi lebih baik, transparan, adil, dan berinovasi jika tidak melalui Blockchain untuk mengelola industri tiket.

Blockchain bisa menjadi kunci untuk meningkatkan industri tiket, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Ticketmaster yang berbasis di California, pasar tiket terbesar di dunia, yang mana perusahaan tersebut telah mengakuisisi Upgraded, platform live streaming yang berfokus pada Blockchain.

Ini menjadi salah satu strategi dan operasi dari Ticketmaster untuk memanfaatkan teknologi buku besar yang terdistribusi guna memberikan transparansi yang lebih baik untuk mengelola distribusi tiket secara lebih efektif.

Sumber