Berita Exchange · 6 min read

PINTU Rilis Proof of Solvency Sebagai Bukti Transparansi

pintu

Kejadian kasus FTX memberikan pelajaran bagi exchange kripto lain bahwa transparansi atas dana pengguna dan reserve penuh atas dana pengguna adalah hal yang sangat penting. Hal ini memberikan kepercayaan kepada pengguna bahwa exchange tidak menyalahgunakan dana pengguna.

Istilah proof of reserve yakni bukti reserve yang dimiliki exchange secara on-chain atau berdasarkan sumber yang tervalidasi menjadi perhatian khusus bagi exchange kripto sebab jika sebuah exchange bisa menerbitkan proof of reserve nya, exchange tersebut dibilang transparan.

PINTU sebagai exchange kripto yang berizin Bappebti melalui blognya menyebut proof of reserve tidak sepenuhnya memperlihatkan keseimbangan 1:1 antara aset yang dimiliki perusahaan (reserve) vs yang dimiliki pengguna di platform tersebut (liability). PINTU mengeluarkan proof of solvency yakni sebuah ukuran perbandingan antara jumlah reserve dan jumlah liabilitas.

Proof of Solvency PINTU

Seperti yang diterbitkan pada blog PINTU, PINTU memperlihatkan proof of solvency per 15 November 2022 melalui grafik yang menunjukan top 10 aset kripto yang ada pada PINTU antara lain: BTC, ETH, USDT, BNB, MATIC, PTU, DOGE, USDC, ADA, dan GALA.

pintu
Gambar: Grafik proof of solvency PINTU, sumber: blog PINTU

Rasio proof of solvency yang ideal adalah reserve : liabilitas = 1:1 atau 100% dalam bentuk persen. Proof of solvency lebih dari 100% menunjukan exchange memiliki lebih banyak reserve dibandingkan jumlah deposit pengguna dan sebaliknya. Sebagai contoh, pada proof of solvency PINTU, aset BTC memiliki rasio 106% yang berarti setiap 100 BTC yang dideposit pengguna, pintu memiliki 106 BTC sebagai reserve. Terlihat dari top 10 aset kripto pada PINTU, semuanya memiliki rasio lebih dari 100% yang berarti kondisi reserve PINTU dalam kondisi yang baik.

Selain itu, PINTU juga melaporkan bahwa proof of solvency untuk aset kripto selain top 10 memiliki rata-rata lebih dari 101% yang jika dirata-ratakan secara total, proof of solvency semua aset kripto yang ada pada PINTU adalah 115%.


Selain menerbitkan proof of solvency, PINTU juga menegaskan bahwa PINTU menyimpan aset pengguna secara utuh pada wallet kustodian. PINTU juga meyakinkan pengguna dapat menarik aset kapan saja dan aset pengguna juga tidak pernah dipinjamkan atau dijadikan jaminan kepada pihak ke-3.

Baca juga: Buktikan Transparansi, Indodax Menyiapkan Proof of Reserve!

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.