Perkembangan Cryptocurrency di Negara Nigeria

Dhila Rizqia

26th July, 2019

Saat ini perkembangan cryptocurrency dan teknologi Blockchain sudah merambah hingga ke daratan Afrika seperti negara Uganda, Ethiopia, Nigeria, dll.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nigeria, Femi Gbajabiamila, telah menyerukan kerangka hukum substantif untuk cryptocurrency di Nigeria.

Berdasarkan laporan yang dilansir Nigeria Daily Post pada 23 Juli, Gbajabiamila ingin negara Nigeria mengembangkan peraturan yang jelas.

Tujuannya agar negara tersebut agar tidak ketinggalan karena cryptocurrency saat ini sudah banyak diadopsi.

Femi Gbajabiamila berbicara di saat kunjungannya dari Nigerian Deposit Insurance Corporation (NDIC),

“Mengenai masalah cryptocurrency, saya pikir teknologi Blockchain adalah hal baru dan kuat. Kami tidak ingin ketinggalan. Saya pikir dunia akan menganggap ini serius terkait masalah cryptocurrency,” kata Gbajabiamila.

Gbajabiamila mencatat kesiapan DPR untuk mengembangkan kerangka hukum yang relevan untuk teknologi baru dan kelas aset (kelompok instrumen keuangan).

Selain Blockchain dan cryptocurrency, anggota parlemen juga berbicara tentang peran NDIC dan menciptakan kompetensi yang jelas dan terpisah antara keduanya dan bank sentral negara.

Pembicara mengatakan bahwa DPR akan memperluas fungsi hukum NDIC. DPR juga memastikan bahwa perannya tidak tumpang tindih dengan peran Bank Sentral Nigeria.

NDIC, menyediakan jaring pengaman asuransi untuk deposan di sektor perbankan Nigeria yang baru saja diliberalisasi.

Awal tahun ini, badan pengawas keuangan Nigeria, Economic and Financial Crimes Commission (EFCC), menerima petisi.

Petisi tersebut berisi tuduhan bahwa Paxful Inc. menipu ribuan investor Nigeria dengan cryptocurrency melalui penutupan rekening sewenang-wenang.

Paxful kemudian membantah tuduhan itu, mengklaim bahwa, “semua akun yang telah ditutup memiliki alasan untuk itu. Kami tidak akan menutup akun apa pun kecuali mereka melanggar TOS (Ketentuan Layanan) kami.”

Perusahaan Modal Ventura Tertarik Mendanai Project Blockchain di Nigeria

South African Digital Asset Partnership (SADA) yang memiliki visi dan misi dalam mempromosikan pengadopsian Blockchain dan cryptocurrency di Afrika.

SADA juga mendukung project yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di negara-negara Afrika dengan bantuan Blockchain.

Dikabarkan akan terjadi ekspansi ke 6 negara Afrika dalam kurun waktu 18 bulan kedepan. Salah satu negara yang menjadi tujuan ekspansi SADA adalah Nigeria.

Ini adalah upaya SADA untuk menjadikan pemodal terbesar project Blockchain dan cryptocurrency di benua Afrika. SADA memiliki target berinvestasi di lebih 60 project dalam 32 bulan kedepan di Afrika.

Kabar ini menjadi angin segar bagi perkembangan cryptocurrency dan Blockchain di negara-negara Afrika dalam memajukan pemanfaatan Blockchain di masyarakat yang lebih luas lagi

Sumber

Dhila Rizqia

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.