Pengguna Bitcoin “Membayar Lebih” Biaya Transaksi

By Aulia Medina     Tuesday, April 9 2019

Bit Consultant, sebuah organisasi konsultasi dan pendidikan Bitcoin, baru-baru ini membagikan data di media sosial yang menyarankan pengguna bitcoin untuk membayar lebih biaya transaksi mereka karena ada kesalahan antara biaya yang diperlukan untuk transaksi khusus, dan yang pengguna harus bayar.

Menurut data perusahaan tersebut, pada 4 April lalu, beberapa transaksi membayar lebih untuk biaya yang mana membuat transaksi crypto menjadi lebih mahal di jaringan Bitcoin, sebagian dikarenakan lonjakan mata uang crypto ke level tertinggi lima bulan.

Sebuah kicauan Twitter yang dibagikan oleh Bit Consultant menunjukan mempool BTC – jumlah jaringan transaksi yang belum dikonfirmasi – tampaknya termasuk yang pengguna bayar lebih dari 600 satoshi per byte.

Pada saat ini, menurut data Earn.com, “biaya paling cepat dan murah” adalah 160 satoshi per byte. Dengan ukuran transaksi media 257 byte, situs tersebut mencatat bahwa biaya transaksi harus total dari 41,120 satoshi atau sekitar $2.

Sumber lain seperti BuyBitcoinWorldWide, menunjuk biaya transaksi $1.7 untuk konfirmasi dalam satu jam. Menurut Bit Consultant, pengguna mungkin membayar terlalu lebih dalam biaya transaksi karena dompet konsumen karena mungkin tampaknya salah memperkirakan tarif yang tidak sesuai.

Perusahaan itu mencatat bahwa transaksi $0.15 akan dikonfirmasi di block selanjutnya, menambahkan bahwa “biaya tidak terlalu tinggi” tapi “tarifnya yang terlalu tinggi.”

Ukuran Block Bitcoin, Biaya Debat

Ukuran block di blockchain Bitcoin dan biaya transaksi saling terkait dan telah menjadi bahan debat untuk bertahun-tahun. Debat tersebut memuncak di 2017 ketika harga cryptocurrency mulai melonjak dan banyak orang mulai melakukan transaksi.

Baca juga: Bitcoin Dapat Kalahkan Visa, MasterCard, dan Sistem Pembayaran Top Dunia dalam 10 Tahun

Karena hal ini, block 1 MB BTC menjadi penuh dan biayanya melebihi dua digit, dengan puncak mereka hampir mendekati $50. Ini menunjukan beberapa pengguna menunjuk cryptocurrency exchange sebagai tersangka karena mereka belum batching transaksi untuk menyimpan ruang block.

Siapapun yang percaya ukuran block yang lebih besar akhirnya memotong blockchain untuk menciptakan Bitcoin Cash (BCH), sebuah cryptocurrency yang sekarang memiliki 32 MB block. Jaringan BCH menahan kontensius hard fork lainnya pada November tahun lalu ketika Bitcoin Satoshi’s Vision (BSV) diciptakan.

Beberapa perbaikan di jaringan Bitcoin membuatnya lebih mudah. Penerapan dan adopsi SegWit memungkinkan blockspace untuk digunakan lebih mudah, sementara skala solusi dua lapis, Lightning Network (LN) telah mengambil beberapa transaksi blockchain.

Agar tidak membayar lebih, Bit Consultant menyarankan pengguna untuk memilih dompet dengan fitur yang membantu tarif lebih baik dan menyesuaikan biaya transaksi dan memiliki pilihan “replace by fee” yang memungkinkan pengguna untuk mengganti biaya transaksi dengan yang lebih tinggi.

Perusahaan ini mengklaim bahwa pengguna harus mengecek mempool cryptocurrency andalannya sebelum membuat transaksi, dengan tujuan untuk mengoptimasi biaya mereka, jadi transaksi mereka dimasukkan di block selanjutnya.

Sumber