Pemilik Crypto Exchange BitGrail yang Diretas Dihukum Kembalikan Dana Nasabah.

Aulia Medina

31st January, 2019

Francesco Firano, pemilik dan founder dari cryptocurrency exchange asal Italia yang diretas telah dihukum agar mengembalikan dana nasabahnya sebanyak mungkin. Keputusan pengadilan dirilis oleh  Bit Grail Victims Group (BGVG) pada 28 Januari.

Bankruptcy Court Italia publikasikan penjelasan hukuman “pengadilan menyimpulkan bahwa Bitgrail dan Tuan Firano, secara personal, mengumumkan kebangkrutan, penyitaan otoritas aset personal Tuan Firano.”

Menurut postingan tersebut, otoritas Italia telah menyita lebih dari $1 juta dari aset pribadi Firano, termasuk mobilnya. Postingan tersebut juga mencatat bahwa “jutaan dolar dalam aset cryptocurrency telah disita dari akun exchange Bitgrail dan berpindah ke akun terpercaya yang ditunjuk oleh Pengadilan.”

Pengadilan yang berkuasa menjelaskan bahwa “Bitgrail exchange-lah (karena kecacatan software) yang sebenarnya meminta node berkali-kali agar dana dikeluarkan dari wallet.” dan “bukan jaringan Nano yang memungkinkan beberapa penarikan. Selanjutnya, exchange juga melaporkan penyimpanan seluruh cryptocurrency Nano yang ditahan di “hot wallet,” yang membahayakan keamanannya.

Baca juga: Rakuten Memindahkan Exchange Crypto ke Anak Perusahan Baru

Pengadilan mencatat bahwa pada Juli 2017, 2,5 juta Nano telah dicuri dari exchange, dan Firano sadar akan hal itu dan mengumumkan bahwa akun exchange yang terlibat telah di blacklist di Twitter pada bulan yang sama. Menurut yang berkuasa, pada Oktober di tahun yang sama — tiga bulan setelahnya — 7.5 juta Nano lainnya telah dicuri.

Pada Desember 2017, Firano mengkonversi central wallet ke cold wallet dan aktivitas exchange dilaporkan terputus. Jaksa penuntut memberitahukan pengadilan bahwa Firano mendepositokan sejumlah 230 Bitcoin (BTC) dalam akun pribadinya di cryptocurrency exchange antara 2 Februari dan 5 Februari 2018, beberapa hari sebelum pengumuman pencurian aset.

Pengajuan gugatan

Seperti yang dilaporkan oleh Cointelegraph, dua perusahaan Amerika Serikat ajukan gugatan kepada pengembang Nano serta BitGrail.

Dugaan gugatan bahwa Nano dan “anggota kunci tim utamanya” melanggar undang-undang sekuritas dan mengarahkan para investor untuk membuka akun dan menempatkan dana di BitGrail cryptocurrency exchange Italia yang “sedikit diketahui, dan banyak masalah”

Berita keluar mengenai peretasan ketika Firano diduga menyuruh pengembang Nano untuk mengubah ledger dengan cara hard fork untuk mengembalikan dana yang hilang pada Februari tahun lalu.

Sumber