Sekarang Tiket Pesawat Bisa Dibeli Melalui Platform Blockchain

febrian surya     Thursday, November 21 2019

Perusahaan maskapai penerbangan asal Jerman, Hahn Air, digadang-gadang akan menjadi perusahaan maskapai penerbangan pertama yang melakukan pendistribusian dan penjualan tiket pesawat miliknya dengan menggunakan dan memanfaatkan blockchain. Hal ini diungkapkan oleh pihak perusahaan di sebuah siaran pers pada 18 November kemarin.

Penjualan tiket yang dilakukan perusahaan maskapai penerbangan ini dengan menggunakan teknologi blockchain dimungkinkan melalui sebuah platform terdesentralisasi untuk industri perjalanan, Winding Tree.

Frederick Nowothy, Head of Sales Engineering di Hahn Air, Maksim Izmaylov, Pendiri dari Winding Tree, dan Davide Montali, CIO di Winding Tree, menjadi penumpang pertama yang menggunakan pemesanan tiket berbasis blockchain ini.

Setelahnya, Nowothy mengatakan bahwa tujuan dari perusahaannya adalah untuk menyelidiki dan mengawasi peluang yang dimiliki oleh teknologi blockchain ini untuk distribusi perjalanan, bahkan penerimaannya yang tersebar luas masih menjadi sebuah visi di masa depan.”

Blockchain dan kripto pada industri perjalanan

Teknologi blockchain dan mata uang digital telah dimanfaatkan dalam industri perjalanan, tahun ini. Awal bulan November, Alternative Airlines, sebuah perusahaan perjalanan yang berada di Inggris, telah bermitra dengan layanan cryptocurrency Utrust untuk memfasilitasi pembayaran dengan kripto, termasuk Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Dash, DigiByte (DGB) dan token asli milik Utrust (UTK).

Pada akhir Oktober, startup blockchain, Zamma, meraih $5 juta untuk mengotomasikan pengecekan keamanan bandara menggunakan blockchain dan teknologi biometrik. Zamma mengatakan bahwa International Airlines Group, Emirates Airlines dan United Arab Emirates’ Direktoral Umum Kependudukan dan Urusan Orang Asing kini merupakan di antara kliennya.

Tahun lalu, sebuah upaya dan kegiatan untuk mempromosikan kunjungi secara lebih luas di salah satu provinsi di Australia sudah dilakukan, dimana pemerintah bagian Australia, provinsi Quensland dikabarkan menghibahkan dana ke startup kripto, TravelbyBit sebagai bagian lebih dari $8,3 juta pendanaan inovasi. Perusahaan ini bertujuan ini untuk meningkatkan jumlah turis ke provinsi Quensland dengan mengizinkan pelancong untuk memesan layanan dan tiket mereka menggunakan cryptocurrency.

Jika mencontoh dari perusahaan maskapai penerbangan, Hahn Air, tidak menutup kemungkinkan langkah yang diambil ini akan diikuti oleh maskapai penerbangan lainnya guna mempermudah penjualan dan pendistrisibusian tiket pesawat terbang. Layak ditunggu bukan, maskapai penerbangan mana lagi nih yang akan menggunakan blockchain nantinya.

Sumber