Pembayaran Retail Melalui Blockchain dengan Fitur Fingerprint dalam Tahap Uji Coba

By Coinvestasi     Thursday, July 26 2018

Dua perusahaan besar teknologi dan telekomunikasi Jepang, Hitachi dan KDDI, sedang menguji sistem berbasis blockchain yang dapat menyelesaikan pembayaran ritel yang divalidasi menggunakan sidik jari pembeli.

Menurut rilis yang terjadi pada hari Rabu, sekelompok staf dari dua mitra minggu ini bereksperimen dengan sistem penyelesaian kupon yang ditempatkan di sebuah toko KDDI di Tokyo distrik Shinjuku, serta toko donat lokal.

Dibangun oleh Hitachi dengan teknologi dari platform Hyperledger Fabric, sistem blockchain terintegrasi dengan verifikasi biometrik Hitachi dan sistem kupon KDDI yang ada. Berusaha untuk menyelesaikan transaksi kupon pembeli melalui jaringan terdistribusi menggunakan sidik jari mereka sebagai validator.

Hitachi menjelaskan bahwa ketika pembeli mendaftar untuk menggunakan sistem, mereka akan mendaftarkan kredit kupon dan informasi biometrik mereka, yang kemudian disandikan menjadi serangkaian data terenkripsi dan disimpan di blockchain.

Ketika memulai transaksi di toko ritel yang menerima kupon dan berpartisipasi dalam blockchain, pembeli akan memverifikasi identitas mereka dengan perangkat pembacaan sidik jari yang menyiarkan permintaan ke jaringan dan transaksi diselesaikan.

Hitachi mengatakan tujuan akhirnya adalah menggunakan blockchain yang tahan kerusakan untuk membantu memverifikasi sidik jari pengguna dan menjaga agar informasi penggunaan kupon mereka akurat dan diperbarui di seluruh toko dalam jaringan secara bersamaan.

“Akibatnya, pengguna dapat mengotentikasi diri dengan menaruh/menempelkan jari pada infrastruktur otentikasi, sehingga tidak perlu untuk menyajikan kupon di toko, dan kupon dapat digunakan bahkan tanpa smartphone,” kata perusahaan tersebut.

Proyek ini adalah uji coba terbaru yang dilakukan oleh Hitachi untuk memanfaatkan platform blockchain dalam transaksi ritel. Tahun lalu, perusahaan juga mengumumkan sedang mengembangkan platform blockchain untuk bisnis rantai pasokan untuk mengelola pesanan dan faktur yang tercatat dalam buku besar yang bersifat abadi, sekali tercatat tidak akan bisa diubah kembali.