Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Parlemen Jepang Rancang Proposal untuk Terbitkan Mata Uang Digital

anisa giovanny     Tuesday, January 28 2020

Sejumlah anggota parlemen dari partai berkuasa di Jepang saat ini sedang mengerjakan rancangan proposal bagi Jepang untuk mengeluarkan mata uang digitalnya sendiri. Salah seorang anggota mengatakan, rancangan tersebut adalah sebagai respon terhadap Libra dari Facebook dan Yuan digital ala Tiongkok.

Mata uang digital bisa menjadi inisiatif bersama antara pemerintah dan perusahaan swasta yang akan membuat Jepang selaras dengan perubahan global dalam teknologi keuangan.

“Langkah pertama adalah melihat gagasan mengeluarkan yen digital,” kata Norihiro Nakayama, anggota inti kelompok yang terdiri dari sekitar 70 anggota parlemen Partai Demokrat Liberal.

Norihiro Nakayama yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Parlemen untuk urusan luar negeri, kembali menambahkan.

“Tiongkok sedang bergerak ke arah mengeluarkan yuan digital, jadi kami ingin mengusulkan langkah-langkah untuk menghadapi upaya semacam itu,” katanya,  dilansir dari Reuters.

Kelompok itu, yang dipimpin mantan menteri ekonomi Akira Amari, berencana untuk mengajukan proposal kepada pemerintah pada awal bulan depan.

Jepang Tidak Mungkin Menciptakan Mata Uang Digital Dalam Waktu Dekat

Sementara Jepang tidak mungkin menerbitkan mata uang digital dalam waktu dekat karena hambatan teknis dan hukum, langkah ini diambil setelah keputusan Bank Jepang untuk bergabung dengan enam bank sentral lain untuk berbagi keahlian dalam mata uang dgital di masa depan.

Baca juga : Bank Sentral di Berbagai Negara Ingin Buat Mata Uang Digital Sendiri

Sebagai tanda meningkatnya perhatian pada mata uang digital dalam lingkaran politik, Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan kepada parlemen pada hari Jumat bahwa pemerintah akan bekerja dengan BOJ dalam mempelajari mata uang digital dan menemukan cara untuk meningkatkan kenyamanan yen sebagai sarana  penyelesaian transaksi.

Dorongan Facebook untuk meluncurkan mata uang digital Libranya telah mendorong bank sentral untuk mempercepat langkah mereka dalam mengeluarkan mata uang digital. 

Ada bank sentral Cina yang telah muncul sebagai pelopor dalam upaya untuk menciptakan uang digitalnya sendiri, meskipun rincian proyeknya masih langka.

Beda Tujuan Proyek Mata Uang Digital Jepang dan Cina

Proyek mata uang digital Jepang telah membuat beberapa anggota parlemen Jepang telah menyuarakan keprihatinan atas langkah Beijing sebagai upaya untuk memperluas penggunaan yuan sebagai mata uang di negara-negara berkembang.

“ Ini akan jadi masalah yang sangat serius, jika yuan digital menjadi sarana populer untuk transaksi internasional, karena Jepang menyelesaikan transaksi sebagian besar dalam dolr, “ ujar Menteri Keuangan Taro Aso awal bulan ini dilansir dari Reuters.

Namun, mantan anggota dewan BOJ Takahide Kiuchi, mengatakan Cina dan Jepang memiliki alasan berbeda untuk mempertimbangkan penerbitan mata uang digital.

Bagi Cina, motivasinya adalah untuk meningkatkan pengaruh yuan di komunitas global, untuk Jepang, itu akan mengubah budaya “pencinta uang tunai” negara.

“ BOJ mungkin tidak akan mau melakukan apa pun yang akan menghambat inovasi sektor swasta. Cara terbaik bisa dengan mengeluarkan mata uang digital tipe hybrid yang dioperasikan dan dikeluarkan oleh perusahaan swasta, dengan keterlibatan bank sentral, ” ujar Kiuchi.

Sumber