Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Mati Greenspan: Bitcoin dan S&P 500 Tidak Lagi Berkorelasi

Wafa Hasnaghina     Thursday, August 6 2020

Analis Crypto Mati Greenspan mengatakan korelasi antara aset crypto dan S&P 500 telah turun secara signifikan sejak aksi jual dramatis bersamaan di awal pandemi lalu.

Dalam buletin Quantum Economics yang terbit 5 Agustus lalu, Greenspan menyatakan bahwa Bitcoin (BTC) dan Crypto “dapat kembali mengklaim kemerdekaannya (tidak berkorelasi) dari pasar tradisional”. Namun, ia juga menambahkan bahwa selama tahap awal pandemi Covid-19, kira-kira Maret hingga Mei, pasar belum pernah “berkorelasi selonggar ini”.

Korelasi Bitcoin dan S&P 500

Bagan di bawah ini didapatkan dari Korelasi Pearson 90 Hari mewakili korelasi Bitcoin dengan S&P 500 pada rentang 1 (korelasi sempurna) hingga -1 (korelasi terbalik). Bagan ini dari Mati Greenspan.

“Kami dapat melihat dengan jelas awal tahun ini, di mana korelasi melonjak hingga 0,6 pada saat aksi jual multi-aset pada awal pandemi lalu,” kata Greenspan. “Namun, saat ini, sekali lagi korelasinya berada di bawah 0,2, yang pada dasarnya berarti tidak ada korelasi basis dari hari-ke-hari lagi.”

Baca juga: Analis: Korelasi Bitcoin dan S&P 500 Bukan Hal Buruk

Pergerakan Pasar Secara Umum

Meskipun tren pasar saat ini tampak berbeda, Greenspan mengatakan ada setidaknya satu faktor umum yang mendorong aset saham dan digital, tidak lain adalah Federal Reserve.

“Selama periode ketika Fed terus mencetak uang, membuat harga naik di semua pasar,” ujarnya.

Tampak Bullish

Greenspan menyatakan dalam wawancara 2 Agustus lalu, ia yakin “pasar bullish telah kembali”. 

Pada tanggal 22 Juli lalu, salah satu pendiri pertukaran crypto Gemini Tyler Winklevoss menyatakan dalam sebuah cuitan bahwa Fed mendorong harga Bitcoin naik dengan terus mengeluarkan stimulus untuk membantu perekonomian.

Baca juga: Harga Bitcoin Rally 13% Menembus $11.000

Dalam beberapa minggu terakhir ini, Bitcoin sempat mencetak all-time-high-nya dengan menempati posisi $12.089. Lonjakan ini terjadi di tengah rencana pemerintah AS yang akan mengeluarkan paket stimulus lanjutan pada 7 Agustus nanti.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini