Masih Menghadapi Ketidakpastian, XRP Tetap Naik 130% di 2021

Naufal Muhammad

16th March, 2021

Hari ini, Selasa, 16 Maret 2021, XRP menyentuh harga tertingginya sejak 23 Februari 2021 di $0,52 atau Rp7.500 pada pukul 13.33 WIB.

Walau Ripple menghadapi kasus legalitas, pergerakan tersebut menunjukkan XRP telah naik 130% sejak awal 2021 dan 11% dalam 24 Jam terakhir.

XRP Tetap Naik 130%, Walau Masih Terjerat Kasus

Data dari Whale Alert, pelacak perpindahan dana crypto, melaporkan bahwa dalam 10 Jam terakhir, terdapat dua transaksi XRP dalam jumlah besar yaitu $347,8 Juta atau Rp5,05 Triliun.

Transaksi terpisah menjadi dua dengan jumlah XRP  sebanyak 745,7 Juta dan 40 Juta. Dana tersebut dikabarkan masuk ke dompet internal Ripple.

Apresiasi ini cukup mengesankan mengingat Ripple yang masih terjerat kasus dengan Securities and Exchange Commision (SEC) terkait legalitasnya.

Baca juga: Ripple Melibatkan Ethereum dalam Kasus Tuntutan SEC, Dijadikan Pembelaan

Nampaknya, belum terlihat ada kesepakatan antara kedua pihak, namun para investor XRP masih sangat mendukung Ripple dalam kasus ini.

Terdapat beberapa investor XRP yang secara suka rela menawarkan testimoninya terhadap Ripple yang mereka anggap tidak bersalah.

Oleh karena itu, nampaknya dukungan terhadap XRP masih sangat kuat walau masih terlibat kasus yang belum menemukan titik akhir ini.

Selain itu, saat ini terdapat sentimen positif dari Ripple sendiri yang nampaknya masih terus mendapatkan kepercayaan dari beberapa perusahaan.

Ripple Terus Mendapatkan Rekan Besar

Setelah pemutusan kerja sama dengan MoneyGram, Ripple terlihat masih terus mendapatkan kepercayaan dari beberapa perusahaan besar.

Ripple berhasil membuat kesepakatan secara resmi dengan 15 institusi perbankan melalui kontrak baru.

Semua kontrak ini juga dibuat sejak tuntutan SEC dimulai, dengan menggunakan RippleNet.

Selain itu, Ripple juga masih akan terus membela haknya di pengadilan akibat masih adanya kerancuan dari SEC terkait tuntutan ini.

Ripple saat ini menuntut SEC untuk menyediakan dokumen terkait Bitcoin dan Ethereum untuk memastikan perlakuan yang adil terhadap seluruh crypto.

Baca juga: Pendiri Ripple Jual $400 Juta XRP, Investor Diharap Waspada!

Hal ini disebabkan Bitcoin dan Ethereum yang tidak dituntut namun XRP dituntut yang membuat Ripple merasa diperlakukan secara tidak adil.

Kemarin, 15 Maret 2021, walau mengalami kasus ini, CEO, Brad Garlinghouse, dan CTO, David Schwartz baru saja dinobatkan sebagai 100 orang yang paling berpengaruh di dunia crypto.

Brad Garlinghouse dinobatkan sebagai orang paling berpengaruh peringkat kelima, sedangkan David Schwartz diobatkan sebagai orang berpengaruh para peringkat 41.

Selain itu, Wakil Presiden Perusahaan RippleNet, Vidya Mani juga dinobatkan ke dalam daftar wanita paling berpengaruh di dunia pembayaran.

Sehingga, XRP masih memiliki banyak sentimen positif yang kemungkinan dapat mendorong harganya untuk pulih, walau masih banyak ketidakpastian.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.