Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Market Cryptocurrency Gelap sedang Booming di Rusia

Coinvestasi     Monday, September 24 2018

Otoritas Rusia sedang mempertimbangkan cryptocurrency dan memutuskan apakah akan melarang, mengizinkan, atau mengabaikannya. Namun di saat yang bersamaan, beberapa orang sudah menjual dan membeli Bitcoin dan uang digital lainnya dalam market cryptocurrency gelap untuk mendapatkan keuntungan jutaan dolar per harinya.

Perdagangan mata uang digital tidak dianggap ilegal, namun prosesnya belum masuk ranah hukum di Rusia. Entah apakah hukum akan mengizinkan atau melarang pembelian cryptocurrency atau digunakan atau membayar barang dan jasa, atau mengubahnya menjadi Rubel Rusia dan sebalinya. Karenanya ini terkadang mengesankan, seperti dilaporkan oleh media Rusia Vedomosti.

Jika Anda memiliki likuiditas ekstra dan Anda ingin mengubahnya menjadi mata uang crypto, Anda memiliki beberapa pilihan, seperti platform peer-to-peer dan pasar yang menghubungkan penjual dan pembeli namun tetap privat dan anonim, exchange cryptocurrency gelap dan akses masuk dari backend seperti film-film spionase.

Platform exchange P2P

Platform P2P paling terkenal untuk perdagangan cryptocurrency adalah LocalBitcoins yang berbasis di Helsinki dengan volume transaksi harian rata-rata sekitar 1000 BTC. Prosedur ini semudah membeli penyedot debu bekas: Anda berhubungan dengan penjual, berdiskusi harga, lalu menentukan pertemuan di mana Anda menukar uang tunai dengan koin digital. Sederhana, mudah, dan anonim: tidak dibutuhkan data personal, dan otoritas pajak tidak akan mengejar Anda. Namun, pembeli maupun penjual beresiko dirampok.

Fakta menariknya, BTC/RUB adalah pasangan cryptocurrency yang paling aktif diperjualbelikan di LocalBitcoin dengan volume perdagangan harian rata-rata sebesar $2 miliar, seperti dikuti dari CryptoCoinCharts. Ini terjadi walaupun website LocalBitcoins telah dilarang oleh Roskomnadzor (Agen Federal untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi) sejak 2016.

Baca juga artikel iniSistem Pemilu Elektronik Blockchain, E-Voting Pertama Di Rusia

Kantor exchange P2P

Ini dianggap pilihan yang paling aman karena biasanya menyediakan garansi dan proteksi penipuan. Terdapat beberapa kantor crypto di Moscow yang menawarkan layanan exchange dengan biaya tambahan. Seperti yang terjadi di masa lalu, ketika orang dengan koper penuh uang tunai mendatangi kantor exchange lalu menukarnya dengan Bitcoin atau koin lainnya yang masuk ke dalam wallet cryptocurrency. Kesepakatannya dianggap telah ditutup ketika buyer melihat jumlah cryptocurrency yang dibeli sudah masuk dalam wallet-nya. Tidak ada pertanyaan yang ditanyakan, tidak butuh dokumen apapun.

Money Changer

Cara ini menjadi yang paling beresiko untuk membeli koin crypto bagi para pencarinya. Anda hanya perlu mengunjungi pusat perbelanjaan atau flea market lalu bertanya pada orang yang memperjualbelikan cryptocurrency. Menurut direktur dari department pemantauan keuangan Yuriy Polupanox, pusat perbelanjaan ‘Sadovod’, ‘Food City’, dan ‘Moscow’ adalah episentrum terbesar dari aliran dana tunai crypto di Moscow dengan perpaduan turnover mata uang diestimasi sebesar 600 miliar Ruble (sekitar $8.8 miliar), empat kali lebih banyak dari turnover LocalBitcoins.

Bank Sentral Rusia menjuluki trading ritel sebagai channel utama untuk aliran tunai gelap. Uang ini tidak terlihat oleh petugas pajak, bea cukai, atau bank sentral.

Roman Zabuga dari bank cryptocurrency Wirex memiliki pendapat dalam situasi ini:

“Saat ini kami memiliki market untuk exchange secara online. Belum ada Undang-Undang yang mengaturnya, karena itu transaksi ini di luar ranah hukum. Legislator berjanji untuk menyiapkan kerangka hukum pada 1 Oktober, yang akan mengizinkan penduduk Rusia untuk bertransaksi menggunakan cryptocurrency. Rancangan UU berupa ‘Aset Digital’ memiliki elemen seperti operator exchange. Saya rasa ini adalah exchange cryptocurrency yang akan diotorisasi untuk mengubah koin digital untuk uang fiat.”

Sumber: Cryptovest