Lebih dari 30 Jaringan Blockchain Disaring oleh Boston Fed untuk Riset Digital Dolar

febrian surya

27th August, 2020

Peluncuran digital dolar di Amerika Serikat nampaknya hanya tinggal menunggu waktu saja. Sebab, Boston Fed sedang melakukan evaluasi lebih dari 30 jaringan blockchain berbeda guna menentukan bahwa jaringan-jaringan blockchain tersebut bisa mendukung sebuah digital dolar.

“Apa yang kami lakukan saat ini benar-benar secara menyeluruh, lebih banyak membangun platform untuk melihat apakah buku besar terdistribusi dapat memenuhi kebutuhan mata uang digital bank sentral AS” ungkap Jim Cunha, Boston Fed Senior Vice President.

Hal ini perlu diketahui untuk mengetahui apakah hal tersebut berfungsi atau tidak. Rencana digital dolar ini masih bersifat formatif, di mana baik itu Fed dan MIT sedang menentukan persyaratan untuk proyek tersebut dan di mana platform tersebut akan dibangun.

“Saat proyek ini berlanjut, para peneliti dapat menemukan jawaban dari pertanyaan seperti skalabilitas, throughput, privasi, dan ketahanannya terhadap serangan cyber,”

“Menurut saya, kami mungkin melihat 30 hingga 40 jaringan blockchain sebagai solusi baik itu sumber terbuka maupun pribadi pada tingkat yang sangat tinggi terlebih dahulu, dan kemudian mulai menyelami lebih dalam beberapa di antaranya, karena kami sedang dalam tahap awal, dan kami ingin memastikan bahwa memiliki pandangan seluas mungkin,” pungkas Jim Cunhan.

Fed kini sudah bermitra secara resmi dengan DCL yang sudah melakukan uji coba digital dolar pada minggu lalu, padahal hubungan antara blockchain dan digital dolar ini sudah dilakukan penelitian selama bertahun-tahun.

Hal ini diungkapkan oleh Jim Cunha, bahwa Fed telah menjalin hubungan yang lebih intens lagi dengan DCL untuk penelitian mata uang digital. Dilansir CoinDesk.

DCL adalah bagian lab yang dikelola oleh MIT, sebuah lembaga penelitian yang netral. Sehingga, semua penelitian yang dilakukan akan langsung dilaporkan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Para peneliti DCL akan menggunakan desain yang berbeda, dan diharapkan bisa memberikan data dan opsi konkret bagi pembuat kebijakan yang sedang mempertimbangkan apakah tetap melanjutkan proyek CBDC dan hal-hal apa saja yang dibutuhkan dengan menggunakan satu model dan model lainnya.

“Kami berharap dapat membuat kode sumber terbuka yang memdukung banyak trade off dan akan berguna bagi siapa saja yang tertarik untuk membangun, menguji, dan menggunakan mata uang digital bank sentral,” kata Neha Narula, Direktur DCL.

Saat ini, penelitian yang dilakukan oleh Fed dan DCL tentang CBDC masih berfokus kepada teknologi, dan bukan kebijakan yang akan dibuat ketika CBDC nantinya benar-benar akan dirilis.

Baca juga: Asosiasi Bankir: Dolar Digital Beri Federal Reserve Terlalu Banyak Kekuatan

Karena ketika digital dolar diluncurkan, tentunya perlu adanya payung hukum yang jelas terkait kebijakan untuk melindungi keamanan privasi dari penggunaan teknologi tersebut nantinya. Namun langkah yang diambil Fed barulah tahap awal untuk mengetahui apakah proyek ini layak untuk dilanjutkan atau tidak ke tahap yang lebih serius lagi.

Sumber