Zombie Zookeeper, Kreator NFT 9 Tahun Sukses Jadi Jutawan

Rossetti Syarief

18th April, 2022

Hal terbaik yang melekat pada sektor NFT adalah kebebasan semua orang untuk berpartisipasi dan mengekspresikan dirinya dalam sebuah karya. Langkah inilah yang juga diambil kreator NFT muda dengan nama panggung Zombie Zookeeper.

Ia baru menginjak 9 tahun saat ini, namun keuntungan yang di dapat dari penjualan NFT telah bernilai ratusan juta Rupiah. 

Melalui karya seni NFT yang disebut ‘Zombie Zoo’, sang kreator telah mengumpulkan sebanyak 18 ETH, atau setara dengan lebih dari 800 juta Rupiah.

Tak hanya sukses dengan nilai jual koleksinya yang tinggi, Kreator NFT itu juga masuk ke dalam deretan tokoh paling menonjol di Jepang yang menggeluti seni NFT. Pada 2021 silam, ia juga terpilih sebagai Forbes 100 di Jepang.

Siapa Sosok Dibalik Kreator NFT Zombie Zookeeper 

Zombie Zoo, karya seni NFT ciptaan Zombie Zokeeper, ternyata terancang secara tidak sengaja. Hal ini bermula ketika musim panas di Jepang, saat itu Emi Kusano selaku ibunda dari kreator melihat putranya membuat seni piksel yang terinspirasi Minecraft di tabletnya.

Kusano secara iseng memberi sang putra tantangan untuk menemukan seseorang yang bersedia membeli karya tersebut. Kreator Zombie Zookeeper (saat ini) menerima tantangan itu dan semakin gencar menciptakan variasi seninya.

Sementara putranya berjual untuk menciptakan seni, Kusano ikut berjuang dari dalam dengan menjual karya tersebut ke dalam OpenSea.

Usut punya usut, masuknya Zombie Zoo ke platform OpenSea ternyata dibantu oleh sang ibunda yang juga seorang seniman. Ia merasa karya yang dibuat putranya berpotensi untuk laris di marketplace dan mencoba peruntungan tersebut.

Dalam beberapa klik singkat, putranya secara resmi menjadi kreator NFT sukses. Ia bahkan membuat akun media sosial berbahasa Inggris atas nama Zombie Zookeeper, memberi seluruh dunia kesempatan untuk berkomunikasi dengan putranya.

Kepopularitasan Zombie Zookeeper pun meingkat ketika DJ Trevor McFedries menampilkan karyanya ke dalam profil media sosialnya. Setelah itu, potongan-potongan dari koleksi Zombie Zoo berharga puluhan juta.

Zombie Zoo yang Terus Berkembang

Setelah mengantar putranya ke ruang NFT, Kusano melanjutkan kesuksesan tersebut dengan memulai proyek NFT sendiri. 

Dengan bantuan Ayaka Ohira dan beberapa kolaborator lainnya, sang ibunda meluncurkan merancang proyek Shinsei Galverse pada akhir 2021 dengan hak cipta Zombie Zookeeper. 

Proyek ini menampilkan karakter yang terinspirasi oleh classic magical girl anime. Dengan bantuan pendukung proyek, NFT ini diharapkan akan ditampilkan dalam bentuk anime asli di masa depan.

Karena ide tersebut, perkembangan karir sang putra semakin besar. Bahkan baru-baru ini, studio animasi Jepang Toei Animation telah mendaftar kreator NFT muda tersebut untuk menjadi bintang tamu.

Baca Juga: Remaja 13 Tahun Jadi Jutawan Karena NFT

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.