Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Korsel Gunakan Blockchain Untuk Kurangi Biaya Perdagangan

adam rizky     Friday, October 18 2019

Pemerintah Korea Selatan berencana untuk mendirikan yayasan perdagangan digital untuk mengurangi biaya perdagangan dengan menggunakan teknologi blockchain. Langkah pendirian tersebut diharapakan dapat membantu meningkatkan pendapatan pedagang dikedapannya melalui pemangkasan biaya.

Mengurangi biaya perdagangan lebih dari 90%

Pada 14 Oktober, Menteri Keuangan Korea Selatan Hong Nam-ki memperkenalkan Rencana Pengembangan tingkat negara untuk Perdagangan menggunakan teknologi berbasis digital. Berdasarkan rencana tersebut, teknologi seperti blockchain, big data dan AI, akan diterapkan untuk mendigitalkan seluruh ekosistem keuangan perdagangan Korea pada tahun 2021. Menteri Keuangan Hong Nam-ki memberikan pernyataannya mewakilin pemerintah dalam menjelaskan terkait strategi yang sedang direncanakan. Pemerintah Korea Selatan akan membangun platform perdagangan digital yang dapat dengan mudah dan nyaman digunakan di semua tahap ekspor, seperti kontrak, bea cukai, dan logistik.

Pemerintah Korea juga mendirikan yayasan perdagangan digital, dengan tujuan untuk mempromosikan ekspor e-commerce dan mengurangi waktu dan biaya yang terkait dengan pembiayaan perdagangan dengan lebih dari 90%.

Baca juga: Membawa Blockchain ke Dunia Ketiga: Pola dan Ambisi BitCherry E-Commerce Terdistribusi

Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Chung Seung-il menambahkan bahwa inisiatif ini difokuskan pada keunggulan Korea Selatan di pasar perdagangan digital global dan meningkatkan basis dukungan ekspor online Korea, menambahkan:

“Kami akan membuat perdagangan lebih nyaman dengan mengintegrasikan dan menyediakan informasi perdagangan dan layanan dukungan ekspor pemerintah dan organisasi perdagangan.”

Operator seluler Korea Selatan di blockchain

Cointelegraph melaporkan pada 11 September bahwa Union Mobile, operator seluler terbesar keempat di Korea Selatan, mengumumkan peluncuran proyek blockchainnya yang disebut ELYNET. Proyek ini bertujuan untuk menggunakan teknologi blockchain untuk membuat telekomunikasi lebih efisien bagi para pengguna yang bergantung pada satu operator untuk layanan telekomunikasi dan memungkinkan klien tersebut untuk menggunakan layanan komunikasi data tanpa biaya roaming dan kontrak.

Sumber