Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Kementerian Kesehatan UAE Pakai Blockchain

anisa giovanny     Monday, February 3 2020

The UAE’s Ministry of Health and Prevention (MoHAP) atau Kementrian Kesehatan dan Pencegahan UAE bersama dengan  Kementerian Urusan Presidensial, Dubai Healthcare City dan otoritas terkait lainnya telah meluncurkan platform penyimpanan data kesehatan yang berbasis blockchain.

Dilansir dari The Emirates News Agency pada 2 Februari, platform berbasis blockchain ini bertujuan untuk meningkatan efisiensi MoHap dan otoritas kesehatan untuk menjalankan layanan “smart health”.

Platform ini akan membantu pengguna menyederhanakan pencarian fasilitas kesehatan dan tenaga medis dan teknis berlisensi, serta mengetahui tentang rantai pasokan obat-obatan.

Menurut Dr. Lubna Al Shaali, Direktur Departemen Kebijakan Kesehatan Masyarakat, platform blockchain UAE yang digunakan untuk menyimpan data baru dan dapat membantu mengamankan basis data yang tidak dapat diubah, didesentralisasi dan dienkripsi dengan perlindungan keamanan tingkat tinggi untuk memverifikasi validitas dan keandalan data.

Baca juga : Rumah Sakit Korea Selatan akan Luncurkan Platform Manajemen Data Medis Blockchain

Rencana ini juga sejalan dengan kementerian untuk memperkenalkan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan kesehatan. Platform ini juga akan berisi fungsionalitas AI.

“Proyek-proyek berbasis AI akan memainkan peran kunci dalam meningkatkan kemampuan layanan perawatan kesehatan dan memberikan solusi medis , sesuai dengan UAE Centennial 2071, dan strategi kecerdasan buatannya,” kata Dr. Amin Hussein Al Amiri, Asisten Wakil Menteri Luar Negeri Kebijakan dan Lisensi Kesehatan Publik Kementerian Kesehatan dan Pencegahan dilansir dari Contelegraph.

UAE Telah Ambil Inisiatif untuk Teknologi Blockchain

Awal bulan ini 80% etintas pemerintah di UEA mulai menggunakan blockchain. Dalam beberapa bulan terakhir, Departemen Pembangunan Ekonomi di Dubai telah mengumumkan langkahnya ke platform registri bisnis terpadu berbasis blockchain untuk meningkatkan kemudahan berbisnis di Dubai dan memungkinkan penerbit lisensi untuk mengelola lisensi perdagangan dan registrasi perusahaan.

Dengan terdesentralisasi, aman, transparan dan efisien dalam mengelola data, sektor kesehatan bisa memperoleh manfaat luar biasa dari teknologi blockchain.  

Meski  begitu tetap ada tantangan dengan menggunakan teknologi ini, misalnya bagaimana teknologi tersebut dapat beradaptasi dengan aplikasi dunia nyata yang berkaitan dengan regulasi, privasi, bisnis dan hubungan antara penyedia dan pasien untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

Sumber