Berita Industri · 6 min read

Kecanduan Trading Kripto Picu Masalah Kesehatan di Inggris

Kamis, 13 Juni 2024
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Tingginya tingkat kecanduan terhadap perdagangan kripto di kalangan generasi muda Inggris telah memicu kekhawatiran serius mengenai dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di negara tersebut.

Dalam acara ConFedExpo yang berlangsung di Manchester pada 12 Juni 2024, Kepala Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris, Amanda Pritchard, menyoroti adanya peningkatan akan kebutuhan sosial karena anak muda di Inggris semakin terpapar dan kecanduan perdagangan kripto. Pritchard mendesak anggota parlemen Inggris untuk mengambil tindakan dalam menanggapi tren ini.

“Semakin banyak peluang yang muncul bagi kaum muda untuk terjerat dalam kecanduan perjudian, termasuk—seperti yang saya dengar dari staf ketika mengunjungi klinik perjudian nasional pada awal tahun ini—di pasar mata uang kripto yang tidak teregulasi,” ujar Pritchard.

Pritchard menekankan sifat aditif dari investasi kripto, memperingatkan tentang bahaya dari taruhan yang berisiko tinggi pada aset yang tidak stabil.

Ia memperingatkan bahwa tren ini dapat memberi tekanan tambahan pada NHS, yang mungkin harus merawat lebih banyak individu yang mengalami kerugian finansial dan membutuhkan perawatan.

Selain itu, Pritchard menggarisbawahi perlunya mempertimbangkan bagaimana NHS harus mengalokasikan sumber daya yang terbatas secara bijaksana dalam menghadapi masalah yang terus berkembang itu.

Baca juga: Hati-hati Kripto Bikin Adiksi, Ini Kisah Korbannya!

Urgensi Regulasi Kripto di Inggris

Pemerintah Inggris diketahui telah mengambil langkah-langkah untuk mengatur industri kripto di negaranya. Pada Juni 2023, Raja Charles memberikan persetujuan untuk sebuah undang-undang yang mengatur kripto di bawah regulasi yang sama dengan layanan keuangan lainnya.

Kendati demikian, Departemen Keuangan Inggris menolak usulan tersebut untuk mengatur perdagangan ritel kripto dengan cara yang sama seperti perjudian. Sebaliknya, mereka memilih untuk mengatur perdagangan kripto sebagai bagian dari layanan keuangan.

Pada April 2024, Sekretaris Ekonomi Bim Afolami menyatakan bahwa Pemerintah Inggris mulai merencanakan untuk memperkenalkan legislasi yang akan mengatur stablecoin serta aktivitas staking kripto dan exchange pada bulan Juni atau Juli tahun ini.

Baca juga: Inggris Segera Terbitkan Aturan Baru Terkait Kripto dan Stablecoin

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.