Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Jepang Akan Rilis Proposal Mata Uang Digital untuk Saingi Digital Yuan Cina

anisa giovanny     Friday, February 7 2020

Jepang akan mengikuti jejak Cina untuk membuat mata uang digital, negara tersebut tidak ingin ketinggalan dalam perlombaan untuk membuat cryptocurrency yang didukung pemerintah.

Para pembuat undang-undang di Jepang telah dilaporkan akan mengeluarkan rancangan proposal mata uang digital bank sentral (CBDC) pada Jumat ini waktu setempat.

Jepang awalnya tertarik untuk mengeluarkan CBDC setelah Cina mengumumkan rencana untuk memanfaatkan teknologi blockchain untuk meluncurkan yuan digital tahun lalu.

Baca juga : Parlemen Jepang Rancang Proposal untuk Mata Uang Digital

Negara ini percaya bahwa niat Cina itu adalah tantangan untuk mata uang cadangan yang ada, hegemoni mata uang  dan sistem penyelesaian internasional.

Sedangkan menurut Hiromi Yamaoka, Head of Financial Settlements Bank Of Japan (BOJ) menandai jika ada kekhawatiran bagi Jepang atas potensi digital yuan.

“China adalah pesaing, jika yuan digunakan lebih luas daripada yen maka akan menyebabkan penurunan kekuatan ekonomi dan pengaruh Jepang dalam jangka menengah hingga panjang,  ” kata Yamaoka dilansir dari Bloomberg.

Hal ini nampaknya cukup realistis mengingat Cina adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Jika digital yuan berhasil bisa saja itu aka dijadikan sebuah standar untuk ekonomi digital. Apalagi Cina saat ini sudah menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia dalam hal PDB tahunan.

Karena itu, langkah Jepang untuk  menciptakan mata uang kripto sendiri adalah langkah yang diharapkan untuk melawan pengaruh potensial CBDC Cina di masa mendatang.

Menurut Norihiro Nakayama,  wakil menteri urusan luar negeri Jepang mengatakan jika proposal  yang dirilis nanti  akan menjadi pembuka jalan bagi penggunaan mata uang digital di negara ini.

Namun, tidak berarti bahwa Jepang akan meluncurkan mata uang kripto dalam waktu dekat karena ada regulasi hukum dan teknis yang perlu diselesaikan.

Baca juga : Cina Rilis Rincian Mata Uang Digital

Jepang Bekerja Sama dengan AS untuk Mata Uang Digital

Untuk memperlancar rencana ini, Nakayama mengatakan jika Jepang perlu bekerja sama dengan Amerika Serikat.

 “ Tanpa A.S,  kami tidak dapat melawan upaya China untuk menantang mata uang cadangan yang ada dan sistem penyelesaian internasional, “ ujar Nakayama

Bank of Japan (BoJ) dilaporkan akan bermitra dengan enam bank sentral lainnya, termasuk Federal Reserve Amerika Serikat untuk meneliti CBDC.

Dampak dari yuan digital China bukan satu-satunya kekhawatiran bagi pembuat kebijakan Jepang. Negara ini juga  khawatir tentang Libra Facebook yang kontroversial.

Raksasa media sosial ini telah menerima beberapa serangan balik dari bank sentral di seluruh dunia sejak mempublikasikan rencana untuk meluncurkan mata uang digitalnya.

Namun Libra juga membuat banyak bank sentral mulai mempelajari dan mempertimbangkan untuk meluncurkan mata uang digital mereka sendiri.

Sumber