Investor Bitcoin Alami Kerugian 42 Juta di Bulan Ini!

anisa giovanny     Thursday, November 28 2019

November bukan bulan yang baik untuk Bitcoin, Cryptocurrency paling populer ini harus merosot ke angka $6.558,14 pada hari Senin (25/11). Level terendah sejak bulan Mei, menurut Coindesk. Para investor Bitcoin kehilangan $3.000 setara dengan Rp42 juta (asumsi 1 dollar = Rp14.000).

Ruginya investor Bitcoin ini merupakan dampak dari tindakan keras Pemerintah Cina terhadap bisnis yang terlibat dalam operasi cryptocurrency. Padahal, belum lama ini Presiden Xi Jinping mengutarakan bahwa Cina akan bersikap terbuka pada teknologi Blockchain.   

Baca Juga : 1 Kalimat dari Presiden Tiongkok, Bikin Harga Bitcoin Naik 25-30%. Justin Sun Gak Ada Apa-apanya!

Presiden Xi juga memuji Blockchain sebagai teknologi yang bisa memajukan pembangunan. Dari pidatonya itu, harga Bitcoin sempat menembus US$10.000 per koin.

Namun, Jumat lalu Bank Sentral China, People’s Bank of China meminta investor untuk waspada terhadap cryptocurrency dan berjanji akan menindak tegas bursa penukarannya. Koin terakhir diperdagangkan pada $ 7,150.79.

Cina juga telah melarang penggalangan dana lewat cryptocurrency atau populer disebut Initial Coin Offering (ICO) pada 2017.

“Ini adalah salah satu minggu terburuk dalam sejarah aset digital. Jelas pasar dalam kontraksi karena tidak ada uang baru yang masuk untuk menyerap pasokan, “ jelas Jeff Dorman, Head Investment Arca dilansir dari CNBC.com

Bitcoin Sempat Naik

Diawal tahun ini harga Bitcoin sempat naik dua kali lipat, ini menandakan perubahan signifikan dari tahun lalu. Di mana harga terendahnya $3,122. Kenaikan ini didorong oleh rencana Facebook yang ingin mengeluarkan mata uang digital Libra.

Menurut para analis hal tersebut memberikan sentimen positif terhadap bitcoin dan menaikkan harganya. Bitcoin pernah mengalami harga tertingginya pada Desember 2017, di mana harganya mendekati $20.000.

Sumber