Berita Industri · 6 min read

IBIT Milik BlackRock Tembus US$10 Miliar AUM

Selasa, 05 Maret 2024
blackrock
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Dana Bitcoin iShares BlackRock (IBIT) telah menembus US$10 miliar dalam aset di bawah pengelolaan (assets under management, AUM) menurut data dari Coinglass.


Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas mencatat bahwa IBIT adalah salah satu dari hanya 152 ETF yang diperdagangkan di bursa yang telah mencapai US$10 miliar dalam AUM.

Balchunas mengamati bahwa IBIT adalah ETF yang tercepat mencapai US$10 miliar dalam AUM. IBIT mulai diperdagangkan pada 11 Januari 2024 atau kurang dari dua bulan lalu. Berdasarkan data ETF.com, ETF emas bahkan tidak mencapai US$10 miliar dalam AUM selama dua tahun.

Kompetitor terdekat, Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) mencatatkan AUM yang lebih besar dengan US$27 miliar. Namun, GBTC berasal dari dana investasi pada tahun 2013 sebelum diubah menjadi ETF tahun ini, tidak seperti IBIT BlackRock yang memulai dengan aset nol.

blackrock etf
Gambar: AUM ETF Bitcoin spot. Sumber: Coinglass

ETF Bitcoin spot terbesar ketiga, Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) memiliki US$6,5 miliar dalam aset di bawah pengelolaan. Kesepuluh ETF Bitcoin spot yang ada memiliki US$48,2 miliar dalam AUM gabungan.

Balchunas menyiratkan bahwa kenaikan AUM IBIT disebabkan oleh arus masuk yang signifikan. Dia menyatakan bahwa ETF biasanya kesulitan mencapai US$10 miliar pertama dalam AUM karena nilai tersebut harus berasal dari arus masuk, sedangkan US$10 miliar kedua lebih mudah dicapai karena apresiasi pasar.

IBIT melampaui tanda US$10 miliar pada 1 Maret 2024. Sekitar saat itu, ETF melaporkan US$7,7 miliar dalam arus masuk sejak diluncurkan.

Baca juga: ETF Bitcoin Spot BlackRock dan Fidelity Raih Arus Masuk US$340 Juta dalam Sehari

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.